Berita

Direktur Pusat Gender dan Demokrasi LP3ES, Julia Suryakusuma/Repro

Politik

LP3ES: Tanpa Kesetaraan Gender Takkan Tercipta Masyarakat Adil, Makmur dan Kuat

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 18:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aspek gender merupakan salah satu hal yang urgent dan esensial dalam upaya pembangunan demokrasi.

Selaras dengan itu, kesetaraan gender sangat berperan penting dalam rangka mengupayakan negara menjalankan fungsinya yakni mewujudkan masyarakat yang demokratis.

Demikian disampaikan Direktur Pusat Gender dan Demokrasi LP3ES, Julia Suryakusuma saat menjadi Pembicara Kunci dalam webinar bertajuk "Kesetaraan Gender: Prasyarat Masyarakat Adil, Makmur, dan Kuat!" pada Selasa (28/12).


"Bahwa tanpa kesetaraan gender kita takkan pernah menciptakan masyarakat adil makmur dan kuat yang kita dambakan," tegasnya.

Atas dasar itu, Julia menyesalkan sikap pejabat negara baik di eksekutif maupun legislatif yang hingga kini belum juga mengesahkan Rancangan Undang Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Padahal, kasus kekerasan seksual belakangan ini marak terjadi di tanah air.

Dalam catatan Julia, sialnya, perempuan yang banyak menjadi korban atas tindakan asusila itu.

"Kekerasan itu tidak pernah menjadi bagian dari demokrasi. Dan belakangan ini kekerasan terhadap perempuan ini marak sekali. Tapi, meskipun sudah jelas sekali ini urgensinya mensahkan RUU TPKS itu tapi tidak-tidak saja?" sesalnya.

"Ini menunjukkan bukti bahwa ya patriarkis sekali orang-orang yang duduk di lembaga pemerintahan dan legislatif juga. Karena dalam setiap krisis itu perempuan yang paling buruk dampaknya," imbuhnya menegaskan.

"Jadi, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengatakan bahwa saya sebagai salah satu Direktur LP3ES mendukung pengesahan RUU TPKS dan RUU PRT juga. Karena itu sudah lama sekali digantung saja dan tidak kunjung disahkan," demikian Julia.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya