Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Ketua PKS: Ayo Segera Umumkan Capresnya Agar Ada Kontestasi Gagasan

SELASA, 28 DESEMBER 2021 | 16:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) usul partai politik segera umumkan poros koalisi dan calon presiden sejak jauh-jauh hari dari Pemilu Serentak 2024.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera dalam rilis survei bertema “Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional”, Selasa (28/12).

"Saya pribadi, kalau di PKS selalu teriak, ayo segera umumkan capresnya. Kalau bisa jangan segera umumkan, segera buat koalisi dini, koalisi dari sekarang," kata Mardani.


Dikatakan Mardani, posisi saat ini mayoritas partai politik harus membentuk koalisi untuk memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold 20 persen kursi DPR RI atau 25 persen suara pemilu terakhir.

Begitu juga PKS dan partai tengah lainnya yang butuh merangkul 2 partai untuk bisa mengusung capres dan cawapres.

“Segera dua atau tiga gabungan parpol ini mengumumkan usul definitifnya," sambung anggota Komisi II DPR RI.

Mardani juga meyakini, dinamika politik akan berubah jika poros koalisi dan calon presiden diumumkan. Terutama, pada dinamika ide dan gagasan yang akan ditawarkan pada publik.

"Nah nanti akan ada perubahan fundamental dan signifikan karena kita sudah punya tiket, itu akan terjadi kontestasi karya dan gagasan," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya