Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Awal Tahun Depan, Pemerintah Sebar 15 Mesin Pendeteksi Omicron ke Seluruh Indonesia

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 10:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah akan meningkatkan kemampuan deteksi varian Omicron dengan mendatangkan 15 mesin genome sequencing baru ke tanah air.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, 15 mesin tersebut diharapkan tiba pada awal tahun depan untuk segera didistribusikan ke seluruh pulau-pulau di Indonesia, seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

"Agar tes genome sequencing seperti ini menjadi lebih cepat dan juga jaringannya tidak hanya di Jawa saja," ujarnya dalam konferensi pers virtual pada Senin (27/12).


Di samping itu, ia mengatakan, pemerintah juga menyebarkan alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan teknologi baru yang dapat mendeteksi materi Omicron.

Dibandingkan dengan tes genome sequencing yang membutuhkan 3 hingga 5 hari, tes PCR tersebut dapat diproses hanya dalam waktu 4 hingga 6 jam.

"Kita sudah sebarkan di seluruh pintu-pintu masuk dari luar negeri sehingga kita bisa lebih cepat mengidentifikasi Omicron," kata Budi.

Hingga saat ini, pemerintah mencatat, sudah ada 46 kasus Omicron di tanah air. Sebanyak 98 persen di antaranya terjadi pada pelaku yang datang dari luar negeri.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya