Berita

Mad Hapip saat menyatakan sikap mengecam aksi buruh duduki ruang kerja Gubernur Banten Wahidin Halim/Repro

Politik

Viral Mahasiswa Kecam Buruh Duduki Ruangan Gubernur Banten, BEM Nusantara: Bukan Bagian dari Kami

SENIN, 27 DESEMBER 2021 | 01:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara membantah pernyataan seorang mahasiswa yang mengaku Koordinator BEM Nusantara Wilayah Banten yang mengkritik aksi buruh duduki ruang kerja Gubernur Banten, Wahidin Halim, sebagai sikap resmi organisasi.

"Dengan tegas kami sampaikan bahwa semua oknum yang ada dalam video konferensi pers tersebut bukanlah bagian dari BEM Nusantara yang dipimpin oleh Koordinator Pusat Dimas Prayoga dan Ridho Alamsyah," ujar Koordinator BEM Nusantara Pulau Jawa, Supardi, dalam keterangannya, Minggu (26/12).

Supardi justru mempertanyakan tujuan oknum pembuat video tersebut. Pun soal status mereka, apakah betul saat memberikan pernyataan mereka berstatus mahasiswa.


"Oknum dalam video tersebut tidak ada satupun yang memakai jas almamater kampus atau identitas mahasiswa. Sehingga patut dipertanyakan tujuan dan kepentingan mereka menyampaikan narasi tersebut," terangnya.

Supardi menegaskan, sikap BEM Nusantara adalah bersama rakyat untuk memperjuangkan keadilan. Garis perjuangan ini tidak terkecuali untuk kaum buruh

"BEM Nusantara akan selalu hadir dan mendukung dalam setiap agenda kerakyatan dan perlawanan terhadap setiap ketidakadilan," tegas Supardi.

Sebuah rekaman video yang mengatasnamakan BEM Nusantara wilayah Banten yang mengecam oknum buruh yang menduduki ruang kerja Gubernur Banten Wahidin Halim, pada Rabu (22/11).

Dalam video tersebut, Mad Hapip yang mengaku Ketua Koordinator BEM Nusantara wilayah Banten bersama sejumlah rekannya, mengecam dan merasa prihatin dengan tindakan buruh yang dinilai arogan dengan masuk ke ruang kerja gubernur.

“Menanggapi situasi dan kondisi pascaaksi demonstrasi oknum buruh yang dinilai arogan, dengan ini BEM Nusantara wilayah Banten mengecam serta menyatakan sikap keprihatinan,” sebut Mad Hapip dalam video yang beredar di media sosial.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya