Berita

Perwakilan ARM saat menemui pihak Kemenkes/Net

Politik

ARM Menentang Vaksinasi Anak Jika Ada Unsur Paksaan

MINGGU, 26 DESEMBER 2021 | 10:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Vaksinasi untuk anak-anak ditentang oleh Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) jika ada unsur pemaksaan dalam pelaksanaannya. ARM menilai pemaksaan itu bertolak belakang dengan kebebasan masyarakat dalam prinsip demokrasi Pancasila.

Pada Rabu lalu (22/12), ARM yang diwakili oleh Presidium ARM yaitu Ida Nurhaida, Ali Ridlo Assegaf alias Babe Aldo, dan lainnya menemui pihak Kemenkes setelah melakukan unjuk rasa di depan Gedung Kemenkes.

Dalam pertemuan ini, Babe Aldo menyatakan beberapa persoalan di hadapan perwakilan Kemenkes. Yaitu, masalah tes PCR, keakuratan tes PCR, edukasi vaksin hingga kontrak vaksin antara pemerintah Indonesia dengan produsen vaksin.


Namun demikian, dalam pertemuan ini, Babe Aldo lebih menekankan terhadap vaksinasi terhadap anak-anak.

"Dan masalah penggunaan vaksin anak untuk sebuah penyakit yang tingkat kesembuhannya 99 koma sekian persen, kenapa anak harus diintimidasi dengan vaksin? Anak Indonesia bukan anak yang penyakitan, anak Indonesia anak yang sehat. Dan tidak sedikit Pak, kami sekali lagi tidak anti vaksin, kami anti pemaksaannya," ujar Babe Aldo dalam video yang dilihat Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (26/12).

Pemaksaan yang terjadi justru membuat ARM curiga, ada apa di balik kebijakan vaksinasi anak sehingga mengabaikan prinsip kebebasan dalam demokrasi Pancasila.

ARM sudah sering melihat rakyat didatangi pakaian seragam loreng dan kemudian diminta untuk vaksinasi.

“Itu belum sakit sudah sakit duluan, takut. Kayak datangi maling. Loh ini masalah vaksinasi harusnya Kemenkes loh. Apa hubungannya dengan TNI," kata Babe Aldo.

Dalam pertemuan ini, Babe Aldo meminta agar Kemenkes menyiapkan waktu untuk berdiskusi terbuka dengan tim ARM. Tujuannya, untuk saling membuka data dan fakta.

"Kami menuntut keterbukaan informasi publik dan itu dilindungi oleh UU, ada UU KIP. Jadi, kalau saya mewakili sebagian ibu-ibu ini, kami menuntut adanya diskusi terbuka antara pihak Aliansi Rakyat Menggugat dan tim dengan pihak Kemenkes yang disiarkan seluruh rakyat Indonesia," tutur Babe Aldo.

"Kita akan bawa tim terbaik kita, melawan tim terbaik Kemenkes untuk berdiskusi, bukan untuk debat biasa saja pak. Karena ini menyangkut hajat hidup 270 juta rakyat Indonesia," sambung Babe Aldo.

Menurut Aldo, pihaknya tidak mau mempertaruhkan masa depan anak-anak mereka. Karena vaksin memilik efek samping yang berbeda-beda.

"Karena kita tau efek samping itu berbeda-beda, seharusnya jangan ada paksaan,” tutupnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

DPR Minta TVRI Maksimalkan Siaran Piala Dunia hingga Pelosok Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 12:12

Budisatrio Dinilai Tepat Gantikan Sugiono di Kementerian Luar Negeri

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:53

KPK Kembali Periksa Lima Pejabat Pemkab Bekasi Terkait Kasus Suap Ijon Bupati Ade Kuswara

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:47

Trump: Putin Setuju Tahan Serangan ke Ukraina Selama Musim Dingin Ekstrem

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:29

Lonjakan Harga Emas Diprediksi Tembus Rp4,2 Juta Akhir Tahun

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:16

Pasar Minyak Masih Bergejolak Tanggapi Rencana AS Serang Iran

Jumat, 30 Januari 2026 | 11:08

Bawang Putih Impor Bakal Masuk Pasar, Kemendag Targetkan Harga Jinak Sebelum Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:50

Saham Nokia Anjlok, Ketua Dewan Komisaris Mengundurkan Diri

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:20

Buntut Kasus Hogi Minaya, Kapolresta Sleman Dinonaktifkan

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Rapat Pleno Tetapkan Gus Yahya Kembali Pimpin NU

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:01

Selengkapnya