Berita

Presiden Lukashenko dan Presiden Putin dalam pertemuan di Sochi, Laut Hitam pertengahan tahun 2021/Net

Dunia

Lukashenko Siap Temui Putin di Sela KTT CIS 28 Desember

SABTU, 25 DESEMBER 2021 | 16:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belarusia akan menjadi bagian dari peringatan 30 tahun organisasi regional negara-negara bekas Uni Soviet CIS. Kantor kepresidenan Belarusian mengatakan, Presiden Alexander Lukashenko akan berkunjung ke St. Petersburg pada 28-29 Desember mendatang untuk berpartisipasi dalam peringatan tersebut dan juga kunjungan kerja lainnya.

Selesai acara tersebut, Lukashenko dijadwalkan bertemu dengan sahabat sekutunya, Presiden Rusia Vladimir Putin.

Para pemimpin CIS akan merangkum hasil kepemimpinan Belarus sepanjang 2021, serta bertukar pendapat tentang penyelesaian masalah bersama, membahas langkah-langkah lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas kerja sama dan pengembangan sosial-ekonomi anggota.


"Pertemuan yang akan datang akan menjadi istimewa karena peringatan 30 tahun CIS ditandai pada bulan Desember. Presiden Lukashenko akan berpartisipasi di dalamnya, kemudian ada pertemuan informal dengan Presiden Putin," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Belta.

Pada 13 Desember, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa kedua pemimpin akan bertemu "sebelum Hari Tahun Baru" tetapi tidak menentukan tanggalnya.

CIS merupakan organisasi regional yang beranggotakan sembilan negara bekas pecahan Uni Soviet: Armenia, Azerbaijan, Belarus, Kazakhstan, Kirgizstan, Moldova, Rusia, Tajikistan, dan Uzbekistan.

Selain Lukashenko, peserta dalam KTT mendatang yang telah mengkonfirmasi kedatanagnnya adalah Presiden Republik Azerbaijan Ilham Aliyev, Perdana Menteri Republik Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Republik Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Pertama Republik dari Kazakhstan Nursultan Nazarbayev, Presiden Republik Kirgistan Sadyr Japarov, Presiden Republik Tajikistan Emomali Rahmon, Presiden Turkmenistan Gurbanguly Berdimuhamedov, dan Presiden Republik Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya