Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Ribuan Penerbangan Dibatalkan, Varian Omicron Merusak Liburan Natal

SABTU, 25 DESEMBER 2021 | 08:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pandemi meluas begitu cepat dengan jumlah kasus Covid-19 melonjak hampir seperlima di seluruh dunia pada minggu ini, mendorong maskapai penerbangan komersial di seluruh dunia membatalkan lebih dari 4.000 penerbangan selama liburan Natal dan Tahun Baru.

Dari beberapa wilayah, Eropa menanggung beban terbesar penyebaran Covid-19 yang kembali merajalela pada pekan ini.

Prancis, Inggris, dan Italia membuat rekor baru untuk kasus Covid setiap harinya.


Menjalang malam Matal, Jumat (24/12), sebanyak 2.366 penerbangan dibatalkan, menurut penghitungan di situs pelacakan penerbangan FlightAware.com.

Lalu lintas udara komersial di Amerika Serikat, baik yang ke dalam atau ke luar negeri, menyumbang lebih dari seperempat dari semua penerbangan yang dibatalkan selama akhir pekan, menurut data FlightAware itu.

Di antara operator AS pertama yang melaporkan gelombang pembatalan liburan akhir pekan adalah United Airlines dan Delta Air Lines (DAL.N) , yang membatalkan hampir 280 penerbangan gabungan pada hari Jumat saja, dengan alasan kekurangan personel di tengah lonjakan infeksi Covid-19.

Infeksi Covid-19 telah melonjak di Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir karena varian Omicron yang sangat menular. Varian yang pertama kali terdeteksi pada November itu, kini menyumbang hampir tiga perempat kasus di AS dan sebanyak 90 persen di beberapa negara.

Reuters melaporkan, jumlah rata-rata kasus baru virus corona AS telah meningkat 45 persen menjadi 179.000 per hari selama seminggu terakhir.

Di Inggris, banyak industri dan jaringan transportasi yang berjuang dengan kekurangan staf karena akit atau tengah melakukan isoman.

Satu dari 20 warga London memiliki Covid-19 minggu lalu dan itu bisa meningkat menjadi 1 dari 10 pada awal minggu ini, menurut statistik yang dirilis pada hari Kamis oleh Kantor Statistik Nasional.

Inggris mencatat rekor jumlah kasus virus corona baru pada hari Kamis ketika varian Omicron melanda seluruh negeri.

Sementara Prancis, mencapai rekor infeksi Covid-19 pada Kamis, dengan angka harian mendekati 100.000. Sedangkan Italia melaporkan rekor penghitungan harian kedua berturut-turut dari kasus Covid-19 pada Jumat, dengan kasus baru mencapai 50.599 dibandingkan 44.595 sehari sebelumnya, kata kementerian kesehatan.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya