Berita

mantan Menteri Negara untuk Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, Seiko Hashimoto/Net

Dunia

Tolak Menyebut Boikot, Jepang Tetap Putuskan Tidak Kirim Delegasi ke Olimpiade Beijing 2022

SABTU, 25 DESEMBER 2021 | 06:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun tidak secara resmi menyatakan boikot atas penyelenggaraan Olimpiade Beijing 2022, Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk tidak mengirim delegasi ke ajang tersebut.

Namun demikian, dikabarkan bahwa anggota Dewan Penasihat dan mantan Menteri Negara untuk Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, Seiko Hashimoto, akan menghadiri pesta oleh raga yang akan digelar Februari 2022 itu.

Selain Hashimoto, Presiden Komite Olimpiade Jepang, Yasuhiro Yamashita, dan Presiden Komite Paralimpiade Jepang, Kazuyuki Mori, juga akan berkunjung ke Beijing.


RT melaporkan pada Jumat (24/12), bahwa Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida memutuskan untuk tidak membuat pengumuman resmi tersebut dengan alasan menghindari kerusakan hubungan dengan China.

Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno, yang mengumumkan langkah itu sebagai ganti dirinya, juga menolak menyebutnya sebagai boikot diplomatik, mengklaim bahwa keputusan untuk tidak mengirim pejabat pemerintah ke Beijing “tidak memiliki istilah khusus.”

AS, Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Lithuania semuanya telah memutuskan untuk memboikot Olimpiade Musim Dingin dalam kapasitas tertentu, dengan alasan masalah hak asasi manusia China.

Namun, boikot itu dikritik oleh para pemimpin dunia lainnya, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Olahraga – seperti seni – harus menyatukan orang, tidak memisahkan mereka, memisahkan negara dan pemerintah,” kata Putin minggu ini, sementara Macron mengatakan, "Anda memboikot total, dan tidak mengirim atlet, atau Anda mencoba mengubah hal-hal dengan tindakan yang bermanfaat.”

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya