Berita

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf/Net

Politik

Ini 3 PR Besar Gus Yahya sebagai Ketum PBNU

SABTU, 25 DESEMBER 2021 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada tiga pekerjaan rumah (PR) yang bakal dihadapi KH Yahya Cholil Staquf, usai terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026, dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung, Jumat (24/12).

Sejumlah PR tersebut adalah penguatan institusi, menjadi lokomotif dalam melakukan transformasi digital di era society 5.0, dan pembenahan manajemen sumber daya manusia (SDM) baik warga Nahdliyin maupun masyarakat pada umumnya.

“NU tidak hanya sekadar melakukan transformasi digital, tetapi lebih dari itu yakni melakukan penguatan SDM untuk menjawab tantangan zaman,” kata tokoh muda Nahdlatul Ulama, Maman Imanulhaq, dalam keterangannya yang dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (24/12).


Sesuai dengan tantangan Presiden Joko Widodo yang dikemukakan saat membuka Muktamar NU, kata Maman, Gus Yahya sapaan Yahya Cholil Staquf juga harus mampu menafsirkan serta menjawab harapan Presiden baik di bidang ekonomi, sosial, dan kebudayaan.

"Soal transformasi digital, manuskrip-manuskrip kuno, kitab-kitab tradisional segera didigitalisi sehingga NU memiliki e-book yang bisa lebih dimanfaatkan oleh publik," kata dia.

Sementara di bidang SDM dengan potensi yang sangat besar dan melimpah, Gus Yahya diharapkan mampu menginventarisasi potensi tersebut dan menempatkan sesuai bidang dan keahlian yang mereka miliki untuk kemajuan NU demi peradaban dunia lebih baik.

"NU adalah rumah besar, tempat berjuang bersama semua kalangan yang memiliki prinsip ideologi Islam ahlussunah wal jamaah dan memiliki komitmen keumatan, kebangsaan dan kemanusiaan," ujarnya.

Di samping sejumlah PR besar yang menanti Gus Yahya, Maman mengapresiasi Muktamar NU dapat berlangsung demokratis dan lancar. Meski diwarnai perdebatan alot hingga sedikit memanas, gelaran pesta 5 tahunan NU sukses dan melahirkan nahkoda baru kepengurusan PBNU.

"Selamat kepada KH Miftachul Akhyar dan Gus Yahya yang telah terpilih menjadi Rais Aam dan Ketum PBNU, lima tahun ke depan. Semoga di bawah kepemimpinannya NU semakin besar dan bermanfaat untuk Indonesia dan dunia," ujar Maman.

"Terima kasih kepada KH Said Aqil Siradj atas pengabdian yang sangat konstruktif dan siginifikan bagi NU dan Indonesia," pungkas anggota DPR RI Komisi VIII tersebut.

Pemilihan Ketua Umum PBNU berlangsung dramatis sejak Kamis malam hingga Jumat pagi. Gus Yahya akhirnya memenangkan pemilihan Ketua Umum PBNU dalam sidang Muktamar ke-34 di Lampung, Jumat (24/12).

Mantan Jubir Presiden RI di era Gusdur tersebut menyisihkan petahana KH Said Aqil Siradj dalam pemilihan yang digelar secara voting.

Sebelumnya para ulama yang dipilih muktamirin sebagai AHWA (Ahlu Halli Wal Aqdi) telah memutuskan secara musyawarah untuk menunjuk KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU periode 2021-2026.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya