Berita

Ilustrasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Pertamina/Net

Politik

Difasilitasi Kemnaker, Manajemen dan Serikat Pekerja Pertamina Duduk Bareng

JUMAT, 24 DESEMBER 2021 | 08:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gejolak internal PT Pertamina (Persero) Tbk membuat Kementerian Ketenagakerjaan turun tangan.

Baru-baru ini, Kemnaker mempertemukan Manajemen PT Pertamina (Persero) Tbk. dengan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) yang sebelumnya mengancam melakukan mogok kerja.

Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri menjelaskan, dinamika hubungan industrial di PT Pertamina menyebabkan para karyawan berencana melakukan mogok kerja pada 29 Desember 2021 mendatang.


"Kemnaker memfasilitasi audiensi kedua belah pihak pada tanggal 22 Desember 2021, di mana hadir dalam pertemuan tersebut Direksi SDM dan tim, serta Presiden FSPPB dan tim," kata Indah Anggoro Putri dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/12).

Audiensi tersebut, kata dia, menemukan sejumlah titik persoalan. Pertama, perlunya peningkatan konsultasi dan komunikasi antarpihak, salary increase atau kenaikan upah antarpihak.

"Kedua belah pihak juga harus mencermati insentif sesuai dengan content PKB, serta penguatan persepsi para pihak terkait lingkup kewenangannya dengan mendasarkan pada ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Guna menindaklanjuti persoalan tersebut, Kemnaker menyarankan untuk digelar pertemuan lanjutan usai perayaan natal dan sebelum tahun baru.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) sebelumnya mengancam akan melakukan mogok kerja pada Rabu (29/12) mendatang.

Dalam surat bernomor 113/FSPPB/XII/2021-TH% itu, dijelaskan bahwa aksi mogok yang rencananya akan diakhiri pada Jumat 7 Januari 2022 itu didasari oleh belum dipenuhinya tuntutan mereka yang ingin Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati dicopot.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya