Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri saat launching hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) di Gedung Merah Putih KPK/Ist

Hukum

Firli Bahuri: Hasil SPI Titik Awal Perbaikan Sistem Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 18:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi melaunching hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2021 guna mengukur tingkat korupsi di Indonesia.

Ketua KPK Firli Bahuri menegaskan, hasil SPI ini diharapkan menjadi titik awal perbaikan sistem pencegahan dalam kerangka pemberantasan korupsi.

“Hasil survei ini adalah, titik awal kita untuk melakukan perbaikan sistem, pencegahan dan pemberantasan korupsi,” kata Firli saat melauncing hasil SPI 2021 di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis sore (23/12).


"Dan kita manfaatkan untuk mengetahui indikator pencegahan korupsi serta melakukan upaya pemberantasan korupsi sebagaimana tertera dalam RPJMN 2020-2024," tandas Firli menambahkan.

Dalam kerangka menghilangkan korupsi di negeri ini, Firli mengajak elemen bangsa maupun seluruh instansi dan lembaga negara untuk secara bersama-sama bersatu padu membangun budaya antikorupsi guna membebaskan negeri ini dari praktek-praktek korupsi.

Disisi lain, Firli menambahkan, tugas KPK ialah memastikan anggaran yang dialokasikan oleh Presiden ke setiap institusi negara berdaya guna dan berhasil guna dalam rangka mendorong perekonomian nasional. KPK, tegas Firli, hadir untuk memastikan tidak ada satu rupiah pun yang dikorupsi oleh penyelenggara negara.

“Untuk itu, koordinasi dan kerjasama antara KPK dan seluruh elemen bangsa, dimana Presiden dengan kesesuaian visi yang sama sangatlah penting untuk memimpin orkestra pemberantasan korupsi,” demikian Firli.

Dalam kesempatan yang sama, Bank Dunia atau World Bank menyampaikan apresiasi atas inisiatif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyelenggarakan Survei Penilaian Integritas (SPI) untuk meningkatkan upaya-upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi di Indonesia.

Hal itu disampaikan langsung oleh Acting Country Director World Bank Indonesia-Timor Leste, Iwan Gunawan saat menjadi Keynote Speech di acara Launching Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2021 "Mengukur Tingkat Korupsi di Indonesia" yang diselenggarakan di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis sore (23/12).

Iwan mengatakan, dalam melaksanakan misi, Bank Dunia menemukan bahwa korupsi merupakan salah satu tantangan yang paling besar. Terutama bagi 40 persen penduduk termiskin di negara-negara berkembang.

"Korupsi yang tidak ditangani secara sistemik, itu dari waktu ke waktu juga akan mengikis kepercayaan masyarakat kepada lembaga-lembaga pemerintahnya, lembaga publik. Kemudian juga menghambat investasi dari kalangan dunia usaha, yang pada dasarnya nanti berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan tentunya penciptaan lapangan kerja," ujar Iwan.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya