Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Ancam Turun ke Jalan, KPI: Pernyataan Puan soal PT Menutup Demokrasi Rakyat

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 14:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebagai wakil rakyat, DPR RI diminta menyerap aspirasi terkait revisi aturan presidential threshold 20 persen yang tertuang dalam UU 7/2017 tentang Pemilu menjadi nol persen.

Ketua Umum Koalisi Peduli Indonesia (KPI), Alim Bara pun menilai pernyataan Ketua DPR RI, Puan Maharani yang menyebut ambang batas pencalonan presiden 20 persen sudah final sama saja menutup ruang demokrasi rakyat.

"Apa yang disampaikan Ketua DPR RI itu sama saja menutup ruang demokrasi rakyat yang menginginkan perubahan pemimpin lebih baik," kata Alim Bara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/12).


Apalagi, ketentuan PT 20 persen dalam sepekan ini sudah beberapa kali digugat berbagai elemen masyarakat.

Menurut KPI, PT nol persen merupakan wujud demokrasi sesungguhnya karena memberi pintu bagi sosok calon pemimpin potensial untuk ikut bertarung dalam pemilihan presiden.

Oleh sebab itu, KPI memastikan akan terus berjuang mengampanyekan presidential threshold nol persen bersama gerakan rakyat, mahasiswa, buruh, dan semua elemen demokrasi.

"Kita bersuara turun ke jalan dan berkampanye di media sosial dan di daerah masing-masing. Mari sama-sama kita gugat ke MK dan mendesak DPR RI segera merevisi UU Pemilu," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya