Berita

Lokasi Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama hari kedua di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Raden Intan/RMOL

Politik

Muktamar ke-34 Lanjut, Muktamirin Dilarang Interupsi Laporan Pertanggungjawaban Said Aqil

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 10:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) dilanjutkan pada hari kedua, Kamis (23/12) di Lampung.

Hari kedua dimulai dengan sidang pleno kedua terkait pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) PBNU periode sebelumnya yang semula dijadwalkan pada Rabu malam di Gedung Serba Guna (GSG) UIN Raden Intan.

Pada hari pertama, muktamirin telah menggelar sidang pleno terkait Tata Tertib Muktamar ke-34 NU yang berlangsung cukup alot dengan adanya perbedaan pendapat di beberapa pasal.


Membuka sidang pleno kedua, Ketua Steering Committee Muktamar NU, Prof Muhammad Nuh mengajak muktamirin menjaga suasana yang baik.

Lewat audio yang dipasang di luar ruang sidang, terdengar Muhammad Nuh menunjukkan sejumlah laporan media terkait ketegangan pada sidang pleno pertama.

"Bismillah kita hari ini bangun suasana muktamar dengan baik," ujarnya.

Untuk menghindari gangguan, ia mengumumkan tidak boleh ada interupsi selama penyampaian LPJ yang disajikan oleh Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj.

"Interupsi apapun tidak ada. Nanti dipersilakan (jika) laporan pertanggungjawaban selesai, ada waktu untuk tanggapan. Bismillah kita sepakat menjaga marwah agar muktamar ini damai, bermartabat, aman," pungkas dia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya