Berita

Ketua Kaukus Masyarakat Aceh Bersatu, Muntasir Hamid/Net

Politik

Kaukus Masyarakat Aceh Bersatu Desak Kapolri Tangkap Habib Bahar bin Smith

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 10:13 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Kaukus Masyarakat Aceh Bersatu, Muntasir Hamid, meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap Habib Bahar bin Smith. Ia dianggap telah menghina Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman di media sosial.

"Jenderal Dudung adalah putera terbaik bangsa saat ini yang notabennya adalah KSAD. Jadi jangan diobok-obok beliau di medsos," ujar Muntasir Hamid dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (22/12).

Muntasir Hamid juga meminta Habib Bahar untuk segera meminta maaf kepada Dudung dan keluarga besar TNI. Jika tidak, Habib Bahar dia harus berurusan dengan hukum yang berlaku di indonesia.


Muntasir Hamid menilai Habib Bahar telah memprovokasi Dudung lewat fitnah. Karena itu dia berharap agar masyarakat Aceh yang tergabung dalam Kaukus Masyarakat Aceh Bersatu di Jakarta mengawasi keberadaan Habib Bahar.

"Saya juga menyerukan kepada seluruh anggota Kaukus Masyarakat Aceh Bersatu se-Aceh untuk bersiap-siap apabila hal ini tidak ditanggapi, kita akan datang ke Jakarta dan mencari Habib Bahar," ucapnya.

"Dan kepada Dudung kami mohon hatinya tetap sejuk. Pemimpin harus sejuk dan tenang," demikian Muntasir Hamid.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya