Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Omicron Mengganas, Delhi Larang Pesta Perayaan Natal dan Tahun Baru

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 06:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Delhi melarang perayaan semua pesta Tahun Baru dan Natal di tengah kekhawatiran penyebaran varian Omicron yang semakin mengganas.

Delhi Disaster Management Authority (DDMA) atau Otoritas Manajemen Bencana Delh, pada Rabu (22/12) mengarahkan tim penegakkan hukum untuk memastikan tidak ada pertemuan Natal dan Tahun Baru di ibu kota, mseperti dilaporkan IndiaTV News.

Otoritas juga memerintahkan para pejabat daerah untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang berpotensi menjadi superspreader Covid-19.
Ketua Menteri Delhi, Arvind Kejriwal, telah mengadakan pertemuan peninjauan di sekretariat Delhi. Kejriwal akan meninjau persiapan oleh pemerintah Delhi mengingat peningkatan jumlah kasus Covid di tengah ketakutan Omicron

Ketua Menteri Delhi, Arvind Kejriwal, telah mengadakan pertemuan peninjauan di sekretariat Delhi. Kejriwal akan meninjau persiapan oleh pemerintah Delhi mengingat peningkatan jumlah kasus Covid di tengah ketakutan Omicron

Dalam pertemuan itu, Kejriwal menekankan, semua Hakim Distrik dan DCP Distrik diinstruksikan untuk memastikan bahwa tidak ada acara budaya atau pertemuan yang diadakan untuk merayakan Natal atau Tahun Baru, restoran dan bar diperbolehkan buka dengan kapasitas hanya 50 persen.

Selanjutnya, ia juga mengatakan bahwa ada pembatasan jumlah kehadiran tamu di pesta-pesta di ruang terbuka hingga maksimum 200 orang.

Semua warga diharapkan mematuhi aturan penggunaan masker, baik di ruang terbuka maupun di dalam ruangan seperti di toko atau perkantoran.  
 
Delhi mencatat peningkatan kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, dan varian Omicron mulai mendominasi dengan 57 kasus. Sementara India secara keseluruhan telah mencatat 213 kasus varian Omicron.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya