Berita

Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma/Net

Politik

Dua Bulan Berlalu Lima Tokoh FPI Bebas Habib Rizieq Masih Ditahan, Betapa Tidak Adilnya Kita!

KAMIS, 23 DESEMBER 2021 | 00:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sudah dua bulan berlalu sejak lima tokoh bekas anggota Front Pembela Islam (FPI) dibebaskan, Habib Rizieq Shihab masih mendekam di penjara karena kasus pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Kelima orang yang sudah dibebaskan pada pada Rabu (6/10) atas kasus kerumunan pada acara Maulid Nabi sekaligus pernikahan anak Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu 14 November 2020 ialah ustadz Haris Ubaidillah, ustadz Ahmad Sobri Lubis, ustadz Habib Ali Alwi Alatas, Habib Idrus Al-Habsyi, dan ustadz Maman Suryadi.

Sebagai panitia, kelima orang tersebut didakwa bersalah karena membantu dalam mempersiapkan sarana dan prasarana dengan menyiapkan tenda, panggung, dan lainnya.


Sementara nasib Habib Rizieq dan seorang lagi yaitu Habib Hanif Alatas, menantunya, yang juga ditahan sebagai akibat rangkaian kasus kerumunan tersebut sampai sekarang belum juga jelas.

Belum dibebaskannya Habib Rizieq Shihab itu membuat koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), Lieus Sungkharisma, mengaku tak habis pikir.

"Saya bersyukur atas dibebaskannya kelima tokoh FPI itu. Tapi saya juga sedih karena Habib Rizieq masih tetap ditahan," ujar Lieus dalam keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/12).

Padahal dalam rangkaian kasus tersebut, tambah Lieus, Habib Rizieq dihukum hanya karena dia mengaku sehat.
Atas situasi itu dia mengaku sangat prihatin.

"Betapa tidak adilnya perlakuan yang diterima Habib Rizieq," kata Lieus.

Ditambahkan Lieus, kelima tokoh bekas anggota FPI yang bebas tersebut divonis penjara selama delapan bulan dikurangi masa tahanan, akibat kasus kerumunan saat perayaan Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq di Petamburan tak lama setelah Habib Rizieq pulang dari Arab Saudi.

"Dalam rangkaian kasus itu pula Habib Rizieq ditahan. Herannya, ketika kelima orang itu dibebaskan, kenapa Habib masih tetap ditahan? Toh dakwaan yang ditimpakan kepadanya masih dalam rangkaian kasus yang sama," herannya.

Lieus merasa ada perlakuan yang tidak adil terhadap Habib Rizieq. Bahkan dia melihat sebagai tokoh besar yang berhasil mempersatukan jutaan umat Islam, Habib Rizieq terlalu sering dizalimi. Karena itulah ia merasa perlu memberi penghargaan pada Habib Rizieq sebagai tokoh pemersatu umat.

Penghargaan itu sendiri akan diserahkan Lieus kepada Habib Rizieq melalui kelima tokoh FPI tersebut. "Kita akan berbincang dulu dengan kelima tokoh FPI tersebut di studio Podcast Refly Harun," ucapnya.

"Apapun anggapan orang, bagi saya Habib Rizieq lebih dari sekedar Imam Besar FPI. Beliau adalah pemimpin umat yang justru sangat cinta NKRI," tutup Lieus.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya