Berita

Ketua Panitia Daerah Muktamar ke-34 NU, Prof Moh. Mukri/Net

Politik

Pleno Tatib Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Prof Mukri: Masih dalam Koridor yang Benar

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 20:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketegangan yang terjadi selama sidang pleno pembahasan tata tertib Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) dinilai sebagai perkembangan biasa dan masih dalam koridor.

Ketua Panitia Daerah Muktamar ke-34 NU, Prof Moh. Mukri membeberkan, ketegangan di ruang sidang yang bertempat di Gedung Serba Guna UIN Raden Intan Bandar Lampung terjadi lantaran adanya beberapa pasal yang "dipermasalahkan" atau "masih ada masalah".

"Ini wajarlah ditanyakan sehingga kalau nanti (muktamirin) berpendapat atau memberi masukan, ini orang-orang yang sesuai dengan AD ART," ujarnya kepada wartawan pada Rabu petang (22/12).


Kendati begitu, Moh Mukri menyebut, secara keseluruhan sidang berjalan dengan lancar meskipun cukup dinamis.

"Masalah Tatib ini sesuatu yang saya kira biasalah, masih dalam koridor yang benar. Kalau terjadi perdebatan-perdebatan yang keras, tapi semuanya itu untuk kebaikan," tegasnya.

Sementara itu, saat ini sidang masih ditunda untuk melaksanakan Shalat. Sidang akan dilanjutkan pada pukul 19.30 WIB.

Perdebatan di ruang sidang dilaporkan berawal ketika Ketua Steering Committee M. Nuh menanyakan persetujuan untuk Pasal 3 tentang kuorum di Tata Tertib. Pasal tersebut menyebutkan:

1. Muktamar dianggap sah penyelenggaraannya, jika dihadiri sedikitnya 2/3 (dua per tiga) dari jumlah pengurus wilayah, pengurus cabang, pengurus cabang Istimewa NU yang sah

2. Pengurus wilayah, pengurus cabang dan pengurus cabang istimewa yang sah ditetapkan dalam surat keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Adalah peserta Muktamar dari Gorontalo yang mempertanyakan pasal tersebut. Terutama, bagaimana teknis menetapkan mana pengurus yang sah dan tidak.

“Bagaimana menentukan yang sah dan tidak, ada di Gorontalo sudah musyawarah cabang tapi tidak dapat SK, bacakan saja semua yang hadir,” kata Muktamirin asal Gorontalo ini dengan nada tinggi.

Setelah dia menyampaikan pendapat, sontak suasana di ruang Serba Guna UIN Raden Intan Bandar Lampung semakin tegang.

Untuk meredam ketegangan, M. Nuh yang duduk di meja pimpinan langsung mengajak seluruh Muktamirin di ruang sidang untuk bersalawat.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya