Berita

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Janji Manis Erdogan Sukses Bawa Lira Meroket Tinggalkan Rekor Terendah

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 16:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Upaya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk membangkitkan Lira mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Pada Selasa (21/12) waktu setempat, Lira meroket, naik dari rekor terendahnya, setelah Erdogan mengumumkan sejumlah langkah untuk melindungi simpanan mata uang Lira terhadap volatilitas pasar yang anjlok parah.

Pada Senin malam (20/12), Erdogan mengatakan, pemerintah berjanji akan menutupi kerugian para pemegang deposito jika nilai Lira terhadap mata uang asing anjlok melebihi suku bunga bank.


Untuk itu, ia meminta agar pemegang deposito tidak berbondong-bondong menukar Lira.

“Mulai sekarang, warga tidak perlu mengalihkan simpanan dari Lira Turki ke mata uang asing, karena khawatir nilai tukar akan lebih tinggi,” ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera.

Sebelum pengumuman dari Erdogan, Lira telah kehilangan sekitar 60 persen nilainya terhadap dolar AS. Mencapai level terendah sepanjang masa, yaitu 18,36 Lira per 1 dolar AS pada Senin (20/12).

Namun setelah pengumuman Erdogan, Lira menguat menjadi 11,09 per dolar AS.

Kepala Asosiasi Bank Turki, Alpaslan Cakar, mengatakan satu miliar dolar AS telah dikonversi menjadi Lira setelah pengumuman Erdogan.

Bank sentral Turki juga telah memangkas suku bunga acuannya sebesar 5 poin persentase menjadi 14 persen sejak September.

Menjelang Pilpres Turki 2023, Erdogan memiliki tugas berat untuk terus mendorong suku bunga rendah.

Krisis keuangan di Turki juga membuat Erdogan memecat tiga kepala bank sentral dalam dua tahun terakhir, dan membersihkan pejabat moneter lainnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya