Berita

Maruf Amin saat hadiri Bedah Buku "Historiografi Khittah dan Politik Nahdlatul Ulama" karya Ahmad Baso, pada Rabu (22/12)/Repro

Politik

MUKTAMAR NU

Maruf Amin: Khittah NU adalah Memperbaiki Umat, Bukan Memperoleh Kekuasaan

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 15:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi yang hanya menghendaki ishlahiyah atau melakukan perbaikan-perbaikan. Sehingga NU tidak ada kaitannya dengan kekuasaan.

Begitu yang dikatakan oleh Wakil Presiden RI Maruf Amin ketika menghadiri Launching dan Bedah Buku "Historiografi Khittah dan Politik Nahdlatul Ulama" karya Ahmad Baso yang digelar secara hybrid dari Hotel Radission, Bandar Lampung pada Rabu (22/12).

Maruf Amin yang merupakan bagian dari Mustasyar Pengurus Besar NU (PBNU) menjelaskan, khittah merupakan platform yang sifatnya permanen dan menjadi landasan berpikir. Sementara khutwah adalah langkah-langkah untuk mewujudkan khittah.


"Menurut saya, khittah Nahdlatul Ulama itu ya khittah nabawiyah, khittahnya para nabi, khittahnya ulama. Tidak ada sesuatu yang lain yang kami kehendaki kecuali al-ishlahiyah, islah artinya melakukan perbaikan-perbaikan," jelasnya.

Nahdlatul Ulama, lanjut Maruf Amin, merupakan jamiatul ishlahiyah atau organisasi perbaikan. Namun bukan hanya memperbaiki masalah-masalah keagamaan, tetapi juga kemasyarakatan.

"NU dinamakan gerakan ulama untuk memperbaiki umat, baik aspek keagamaannya maupun aspek kemasyarakatannya. Maka itu, saya katakan tidak ada kaitannya dengan kekuasaan," ucapnya.

Ia menegaskan, kekuasaan bukanlah khittah dari NU. Kekuasaan merupakan khutwah robbaniyah yang merupakan urusan Allah yang memberikannya.

"Khutwah yang harus kita lakukan adalah khutwah ishlahiyah, langkah-langkah berbaikan, bukan khutwah untuk mengambil kekuasaan," pungkasnya.

Kehadiran mantan Rais Aam PBNU di Lampung sendiri memiliki agenda utama untuk menghadiri Muktamar ke-34 NU yang dibuka Rabu pagi.

Muktamar yang digelar hingga besok, Kamis (23/12), digelar di empat lokasi, yaitu Pondok Pesanteren Darussa'adah, UIN Raden Intan, Universitas Lampung, dan Universitas Malahayati.

Kiai Maruf Amin rencananya akan menutup Muktamar pada Jumat (24/12).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya