Berita

Politikus PDIP, Hendrawan Supratikno/Net

Politik

Soal Baliho Puan, Politikus Senior PDIP: Kami Dilatih untuk Tidak Pamer Ketika Berbuat Baik

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 14:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemunculan sejumlah baliho Ketua DPR RI, Puan Maharani, di lokasi bencana erupsi Semeru, Lumajang, Jawa Timur, disorot keras masyarakat. Puan dianggap memanfaatkan kesulitan warga yang tertimpa demi kepentingan pribadinya.

Namun demikian, politikus senior PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, memastikan baliho tersebut muncul bukan untuk bermaksud sombong. Sebab, kader PDIP telah digembleng dengan kultur marhaenisme yang kuat.

"Saya pastikan, panitia pasti tidak akan buat baliho yang aneh-aneh, yang snobistik. Kami ini digembleng dalam kultur marhaenisme yang kental. Jadi kami tidak dilatih untuk pamer-pamer ketika berbuat baik," ujar Hendrawan di Jakarta, Rabu (22/12).


Anggota DPR RI ini malah menduga ada pihak-pihak yang sengaja memasang baliho tersebut untuk kepentingan yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan kondisi masyarakat yang tertimpa bencana.

"Saya khawatir ada pihak yang pasang-pasang untuk kepentingan lain di luar bela kemanusiaan," tambahnya.

"Saya belum dapat info yang akurat dari lapangan," tandasnya.

Sejumlah baliho bergambar Puan Maharani bertebaran sejak Senin (21/12) di sepanjang jalan di Lumajang menuju ke Semeru. Di antaranya terlihat di wilayah Kecamatan Pronojiwo dan Kecamatan Candipuro.

Baliho Ketua DPR RI itu mulai muncul saat Puan meninjau lokasi terdampak erupsi di Kecamatan Pronojiwo.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya