Berita

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas di forum INCOILS/Net

Politik

Menag Yaqut Ingin Kebijakan Kemenag Lahir dari Forum Ilmiah

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 09:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Agama berkeinginan memperbanyak forum yang berisi para intelektual untuk diserap pemerintah dalam membuat kebijakan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas saat membuka Forum Direktur Pascasarjana (Fordipas) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) ke XIII dan International Conference on Islam, Law and Society (INCOILS) 2021, di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Selasa (21/12).

Menag menjelaskan, selama ini forum semacam INCOILS hanya digelar satu tahun sekali. Namun ia berharap ke depan forum semacam itu bisa digelar lebih banyak lagi.


“Kalau bisa ke depan 3 atau 4 kali dalam satu tahun. Karena saya ingin membiasakan lingkungan akademik di bawah Kemenag rajin mengasah otak dan ilmu karena kita tahu knowledge is power,” kata Menag Yaqut dalam acara bertema “Sharia, State, and Legal Pluralism” itu.

Gus Yaqut melanjutkan, ia ingin mentradisikan kebijakan-kebijakan yang lahir dari Kementerian Agama berasal dari naskah akademik buah pemikiran pakar-pakar dalam forum di bawah Kementerian Agama.

Tak tanggung-tanggung, pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini pun memerintahkan kepada jajarannya untuk membantu digelarnya forum-forum ilmiah semacam INCOILS.

“Dari agenda ini (INCOILS 2021) pun saya ingin ada semacam executive summary atau naskah akademik yang nanti bisa saya jadikan pijakan dalam mengambil kebijakan,” tandas Menteri Agama.

Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam bersama UIN Raden Intan lampung menggelar INCOILS 2021 dar tanggal 21-24 Desember 2021, mengambil tema besar “Sharia, State, and Legal Pluralism” dengan menghadirkan pembicara dari berbagai universitas ternama di dunia.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya