Berita

Aktivis kemanusiaan asal Papua yang pernah menjabat sebagai Komisoner Komnas HAM, Natalius Pigai/Net

Politik

Heboh Baliho di Lokasi Bencana, Pigai Sarankan Puan Buka-bukaan Berbuat Apa untuk Korban Semeru?

RABU, 22 DESEMBER 2021 | 02:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tebaran baliho Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, yang ada di lokasi pengungsian korban bencana erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, menuai kritik.

Beberapa pihak memandang Puan memanfaatkan momentum bencana sebagai ladang mempublikasikan diri jelang Pilpres 2024 mendatang.

Saran untuk Puan disampaikan oleh aktivis kemanusiaan asal Papua, Natalius Pigai, yang menyarankan agar Ketua DPR RI ini buka-bukaan mengenai kontribusi yang ia lakukan untuk korban erupsi Semeru.


Karena dia tidak begitu heran jika melihat ada momentum bencana yang kerap dimanfaatkan oleh politisi-politisi nasional.

"Politikus selalu hadir di tengah bencana baliho dan gambar. Tidak soal asal Nyata bagi meraka. Ibu Puan sebut saja apa yang kau buat," ujar Pigai melalui akun Twitternya Rabu dini hari (22/12).

Dalam konteks ini, Pigai lebih memberikan kritik kepada politisi-politisi yang sama sekali tidak membantu korban bencana, justru alih-alih muncul ketika sudah dekat waktu pemilihan umum (pemilu).

"Yang justru ditanya itu politikus yang hilang ditelan bumi nihil peduli. Datang saat pemilu bawa janji-janji surga. Wanted ketua-ketua Partai, RK (Ridan Kamil), Ganjar dan lain-lain," demikian mantan Komisoner Komnas HAM ini menutup.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Polda Metro Minta Insan Pers Imbangi Kecepatan Medsos

Senin, 09 Februari 2026 | 22:00

Pemprov Sultra Agendakan Mediasi Kedua Konflik Yayasan Unsultra

Senin, 09 Februari 2026 | 21:40

Ketua DPW PPP Kalteng Diberhentikan Usai Nyatakan Dukung Prabowo

Senin, 09 Februari 2026 | 21:36

MPR Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Kebangsaan Agar Tak Mudah Diprovokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 21:22

Mahfud Pastikan Tim Reformasi Tidak Giring Polri di Bawah Kementerian

Senin, 09 Februari 2026 | 21:16

KPK Dalami Informasi Keterlibatan Lasarus Dkk di Kasus Suap DJKA

Senin, 09 Februari 2026 | 20:52

Menkop Resmikan Toko Rakyat Serba Ada di Kubu Raya

Senin, 09 Februari 2026 | 20:41

Istana Belum Serahkan Supres Calon Pimpinan OJK ke DPR

Senin, 09 Februari 2026 | 20:38

7 Tradisi Imlek di Indonesia, Bukan Cuma Berbagi Angpau

Senin, 09 Februari 2026 | 20:29

Legislator Golkar Dorong Sertifikasi Halal Juru Potong Ayam Dapur MBG

Senin, 09 Februari 2026 | 20:26

Selengkapnya