Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ungguli Prabowo, Ganjar Jadi Kandidat Capres Paling Banyak Didukung

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 22:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok Ganjar Pranowo sejauh ini masih menjadi kandidat calon presiden dengan dukungan paling tinggi.

Dikatakan peneliti Populi Center, Nurul Fatin Afifah, dukungan masyarakat kepada Ganjar masih unggul dibanding sejumlah nama lain yang beredar.

"Figur Ganjar Pranowo memang mendapatkan persentase dukungan dari masyarakat yang paling tinggi," kata Nurul Fatin kepada wartawan, Selasa (21/12).


Populi Center baru-baru ini juga merilis hasil surveinya yang dilakukan pada 1 hingga 9 Desember 2021. Hasilnya, potensi dukungan untuk Ganjar dalam simulasi lima nama mencapai 58,3 persen.

Di posisi kedua ditempati Anies Baswedan dengan 47,3 persen, Prabowo Subianto 46,6 persen, Erick Thohir 27,5 persen, dan Puan Maharani 17,5 persen.

Nurul menjelaskan, survei Populi Center tersebut bukan elektabilitas, melainkan potensi dukungan. Sehingga, angka itu masih dapat berkembang.

"Walaupun Ganjar Pranowo itu muncul sebagai figur yang mendapatkan dukungan paling kuat, ini hanya potensi dukungan, bukan elektabilitas. Ini masih bisa berkembang untuk ke depannya," demikian Nurul.

Survei Populi Center dilakukan tanggal 1 hingga 9 Desember 2021 dengan responden tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia dan dipilih secara acak dari populasi pemilih, yakni penduduk berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dari basis data populasi survei Populi Center sejak tahun 2013-2021.

Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode simple random sampling dari kerangka sampling yang dimiliki Populi Center.

Margin of error survei tersebut sebesar ±2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya