Berita

Ketua Prodi Pascasarjana Kajian Timur Tengah UI, Yon Machmudi/Net

Politik

MUKTAMAR NU

Pemimpin NU Harus Bisa Representasikan Moderasi Beragama di Kancah Global

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 18:14 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Muktamar ke-34 di Lampung yang digelar pada 22-23 Desember ini harus bisa melahirkan pemimpin Nahdlatul Ulama (NU) yang memiliki kompetensi mumpuni, bukan hanya dalam skala nasional tetapi juga global.

Begitu kiranya yang disampaikan oleh pengamat politik Islam sekaligus Ketua Prodi Pascasarjana Kajian Timur Tengah Universitas Indonesia (UI), Yon Machmudi.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Selasa (21/12), Yon mengatakan, pemimpin NU memiliki fungsi sebagai "guru bangsa" yang bisa mengayomi seluruh elemen yang ada.


"(Pemimpin NU) menjadi elemen penting dalam moderasi beragama, jadi sosok yang bisa merepresentasikan guru bangsa di level nasional, dan juga sosok yang punya komitmen di dalam membawa NU ke dunia internasional," tuturnya.

Selain itu, ia mengatakan, pemimpin NU harus bisa membangun berbagai kerjasama strategis dengan organisasi-organisasi internasional.

Yon Machmudi memandang, kerjasama NU tidak hanya dengan organisasi Islam namun juga NGO yang memiliki fokus ke isu-isu kemanusiaan.

Selama Muktamar NU yang digelar besok, kompetisi untuk memperebutkan kursi Ketua Umum PBNU menjadi perhatian publik.

Persaingan antara petahana, KH Said Aqil Siroj dan Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf semakin menarik dengan kehadiran mantan Wakil Ketum PBNU, KH As'ad Said Ali.

Sejumlah nama lainnya juga disebutkan akan mewarnai bursa Ketum PBNU.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

AKPI Perkuat Profesionalisme dan Integritas Profesi

Senin, 13 April 2026 | 19:51

KNPI: Pemuda Harus Jadi Penyejuk di Tengah Isu Pemakzulan

Senin, 13 April 2026 | 19:50

14 Kajati Diganti, Termasuk Sumut dan Jatim

Senin, 13 April 2026 | 19:31

Cara Buat SKCK Online lewat SuperApps Presisi Polri, Mudah dan Praktis!

Senin, 13 April 2026 | 19:17

Bersiap Long Weekend, Ini Daftar 10 Tanggal Merah di Bulan Mei 2026

Senin, 13 April 2026 | 19:16

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

Senin, 13 April 2026 | 19:14

Daftar Hari Libur Nasional Mei 2026, Ada 3 Long Weekend

Senin, 13 April 2026 | 19:07

Ajudan Gubernur Riau Terima Fee Proyek Rp1,4 Miliar

Senin, 13 April 2026 | 19:02

4 Penyakit yang Harus Diwaspadai saaat Musim Pancaroba

Senin, 13 April 2026 | 18:57

Ongen Sentil Pengkritik Prabowo: Jangan Sok Paling ‘98’

Senin, 13 April 2026 | 18:52

Selengkapnya