Berita

Politikus Partai Gerindra, Kamrussamad/Net

Politik

Berani "Hajar" Sandiaga Uno, Kamrussamad Pantas Dapat Teguran Keras Prabowo

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 10:32 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebaiknya memberi teguran keras kepada kader partainya, Kamrussamad, yang telah berani "menghajar" Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, terkait polemik capres 2024.

Pasalnya, jika polemik yang dimunculkan Kamrussamad terhadap Sandiaga didiamkan saja, secara otomatis akan berpengaruh pada melemahnya potensi kader Gerindra.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (21/12).


"Mestinya Prabowo tegur Kamrussamad yang berpolemik dengan Sandi, dan bisa berujung melemahnya potensi kader-kader Gerindra," kata Ujang Komarudin.

Menurut pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini, Kamrussamad semestinya tidak harus menunjukkan sikap yang berlebihan terhadap Menparekraf itu dalam urusan capres 2024.

Sebab, sejauh apapun Sandiaga Uno bermanuver, pada akhirnya tetap Prabowo Subianto yang akan mengambil keputusan soal capres dari Gerindra.

"Mestinya biarkan saja Sandi bermanuver. Karena bagus jika ada kader lain berpotensi jadi capres. Toh ujungnya tetap Prabowo yang diajukan jadi capres dari Gerindra," tandasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya