Berita

Paul D. Eaton/Net

Dunia

Tiga Jenderal AS Ingatkan Potensi Kudeta Setelah Pilpres 2024

SELASA, 21 DESEMBER 2021 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tahun 2024 nampaknya akan menjadi ujian besar bagi militer AS, dengan kemungkinan terjadinya potensi perang saudara usai pemilu.

Hal itu disampaikan tiga pensiunan jenderal Angkatan Darat AS dalam op-ed yang diterbitkan Washington Post pada Jumat (17/12), di mana mereka mengatakan bahwa perang saudara mungkin pecah jika Pentagon tidak menyingkirkan 'pemberontak potensial'.

Dalam catatannya, pensiunan mayor jenderal Angkatan Darat AS Paul D. Eaton, pensiunan mayor jenderal Angkatan Darat AS Antonio M. Taguba, dan pensiunan brigadir jenderal AS Steven M. Anderson, meminta Pentagon untuk melakukan latihan bagaimana menghadapi kemungkinan pemberontakan atau kudeta pasca-pemilu berikutnya sebagai cara untuk mengidentifikasi titik-titik lemah.


Dengan menuduh bahwa jajaran militer AS penuh dengan calon pemberontak, mereka menuntut Pentagon untuk mengidentifikasi, mengisolasi, bahkan mengeluarkan orang-orang tersebut dari pasukan, sambil menunjuk pada jumlah veteran dan anggota militer aktif yang terlibat dalam peristiwa 6 Januari di Capitol.

"Potensi kehancuran militer sangat nyata, kami semakin khawatir tentang akibat dari pemilihan 2024 dan potensi kekacauan mematikan di dalam militer kita," tulis ketiga pensiunan itu.

Pada jenderal kemudian merujuk pada contoh 'pemberontakan' yang dilakukan Brigadir Jenderal Thomas Mancino yang secara terbuka menentang mandat vaksinasi militer.

Mancino bahkan menjamin bahwa anggota Garda Nasional Oklahoma tidak akan dihukum jika mereka menolak untuk mendapatkan tusukan meskipun ada ancaman Pentagon untuk menarik dana dari pasukan tersebut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya