Berita

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Pekerja akan Mogok Kerja Tuntut Dirut Pertamina Dicopot, Kenapa Ahok Diam?

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 22:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

PT Pertamina (Persero) yang saat ini Komisaris Utamanya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sedang menghadapi gejolak internal.

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengancam akan melakukan mogok kerja pada Rabu (29/12) mendatang.

Dalam surat bernomor 113/FSPPB/XII/2021-TH% itu, dijelaskan bahwa aksi mogok yang rencananya akan diakhiri pada Jumat 7 Januari 2022 itu didasari oleh belum dipenuhinya tuntutan mereka yang ingin Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati dicopot.


Surat pemberitahuan tertanggal 17 Desember itu dikirimkan pada Direktur Utama PT Pertamina dan Menteri Ketenegakerjaan Indonesia. Dengan tembusan diantaranya Presiden, Kapolri, Menteri BUMN, Menteri ESDM, Menkeu dan beberapa pihak lainnya.

Sudah 3 hari kabar rencana mogok kerja para pekerja Pertamina itu muncul, Ahok belum menunjukkan bagaimana menyikapi masalah itu.

Padahal aksi mogok kerja itu nantinya akan dipimpin oleh Presiden FSPPB Arie Gumilar. Dalam surat yang diterima redaksi, Arie menjelaskan bahwa aksi mogok akan dihentikan sebelum jangka waktu jika tuntutan mereka dikabulkan.

"Mogok kerja dapat kami hentikan sebelum jangka waktu apabila tuntutan kami sesuai surat kepada Menteri BUMN telah dipenuhi," demikian cuplikan keterangan dalam surat pemberitahuan yang diterima redaksi, Senin (20/12).

Pada 10 Desember lalu, FSPPB juga melayangkan surat pada Menteri BUMN Erick Thohir. Dalam surat bernomor 110/FSPPB/XII/2021-XWO itu, berisi tentang permohonan pencopotan Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati.

Argumentasi desakan pencopotan yang disampaikan FSPPB adalah karena sosok Nicke dianggap gagal membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis dan berkeadilan.

Di tengah gejolak itu menjadi pertanyaan dimanakah sosok Ahok dalam menyikapi masalah rencana aksi mogok kerja itu.

Padahal saat ditunjuk Komisaris Utama pada 2019 lalu, Ahok mengatakan akan membantu Direksi Pertamina agar berhasil menjalankan tugasnya. Hal itu disampaikan Ahok di tengah penolakan pekerja terhadap kehadiran dirinya di Pertamina.

Dengan diamnya Ahok menyikapi masalah ini, apakah kemudian mantan Gubernur DKI itu membidik kursi Dirut Pertamina menggantikan Nicke Widyawati? Atau, barang kali lebih dari itu, membidik kursi Menteri BUMN Erick Thohir dengan membiarkan keributan ini terjadi?

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya