Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dukung Ukraina, Lithuania Siap Kirim Senjata Mematikan untuk Serang Rusia

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 12:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lithuania siap memberikan semua jenis dukungan untuk Ukraina yang tengah dilanda ketegangan dengan Rusia, termasuk memasok senjata mematikan.

Begitu yang dikatakan oleh Menteri Pertahanan Lithuania Arvydas Anusauskas dalam konferensi pers yang disiarkan di radio dan televisi nasional pada Minggu (19/12).

"Diplomasi akan berhasil hanya ketika korban memiliki segala cara untuk membela diri dan menjaga kedaulatannya. Penting untuk mendukung Ukraina dengan segala cara, Lithuania siap melakukannya, termasuk menyerahkan senjata mematikan ke Ukraina," kata Anusauskas, seperti dikutip Sputnik.


Kendati begitu, ia menolak untuk memberikan rincian terkait senjata apa yang akan diberikan oleh Lithuania kepada Ukraina.

"Saya tidak akan menjawab secara rinci saat ini. Ini masalah kesepakatan multilateral karena beberapa negara terlibat, tidak hanya pemberi dan penerima, tetapi juga produsen dan pemasok," jelasnya.

Ketegangan antara Ukraina dan Rusia memburuk selama beberapa pekan terakhir. Negara-negara Barat menuding Rusia telah mengerahkan pasukannya ke perbatasan untuk menginvasi Ukraina.

Moskow menolak tudingan tersebut, dengan mengatakan klaim itu pembenaran bagi NATO untuk bergerak semakin dekat ke perbatasan Rusia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya