Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Telah Kecewakan Banyak Pihak, Prabowo Disarankan jadi King Maker Bukan Jadi Player

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 11:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meski memiliki elektabilitas tinggi berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei, potensi Prabowo Subianto kembali alami kekalahan pada Pemilihan Presiden 2024 tetap cukup besar.

Salah satu faktornya adalah Prabowo mulai ditinggalkan oleh mereka yang dalam Pilpres sebelumnya menjadi lumbung suara, seiring putusannya bergabung ke pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Nah, karema dinilai akan ditolak oleh para pengikut Habib Rizieq Shihab hingga emak-emak yang sudah kadung kecewa, Prabowo disarankan untuk menjadi King Maker saja.


Bukan memilih tetap menjadi player pada kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

"PS (Prabowo Subianto) merupakan figur atau tipe yang jeli sebagai King Maker, bukan untuk tokoh player-nya," ujar pengamat hukum dan politik Mujahid 212, Damai Hari Lubis, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin siang (20/12).

Karena, lanjut Damai, para Mujahid 212, pengikut atau jamaah Habib Rizieq, termasuk simpatisan 212 hingga emak-emak yang sempat mendukung Prabowo di Pilpres 2019, sudah merasa dikecewakan oleh Prabowo.

"Dapat diyakini akan menolak (Prabowo) menjadi Capres di 2024, dengan harga mati," tegas Damai menutup.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Demokrat: Tidak Benar SBY Terlibat Isu Ijazah Palsu Jokowi

Rabu, 31 Desember 2025 | 22:08

Hidayat Humaid Daftar Caketum KONI DKI Setelah Kantongi 85 Persen Dukungan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:57

Redesain Otonomi Daerah Perlu Dilakukan untuk Indonesia Maju

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:55

Zelensky Berharap Rencana Perdamaian Bisa Rampung Bulan Depan

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:46

Demokrasi di Titik Nadir, Logika "Grosir" Pilkada

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:37

Demokrat: Mari Fokus Bantu Korban Bencana, Setop Pengalihan Isu!

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:35

Setoran Pajak Jeblok, Purbaya Singgung Perlambatan Ekonomi Era Sri Mulyani

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:14

Pencabutan Subsidi Mobil Listrik Dinilai Rugikan Konsumen

Rabu, 31 Desember 2025 | 21:02

DPRD Pastikan Pemerintahan Kota Bogor Berjalan

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:53

Refleksi Tahun 2025, DPR: Kita Harus Jaga Lingkungan!

Rabu, 31 Desember 2025 | 20:50

Selengkapnya