Berita

Banjir di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur/Ist

Nusantara

Calon IKN Banjir, BNPB Minta Masyarakat Waspada

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 09:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur diimbau untuk tetap waspada menghadapi kemungkinan banjir susulan.

Pada Jumat lalu (17/12), dilaporkan tiga desa di Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU kebanjiran, yakni Desa Bukit Raya, Desa Sukaraja dan Kelurahan Sepaku. Bajir ini mengakibatkan 101 kepala keluarga dan 101 rumah serta 1 mushala terendam.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengimbau masyarakat mempersiapkan diri dengan meningkatkan kesiapsiagaan, salah satunya dengan memahami rute evakuasi dan daerah yang lebih aman dari banjir.


"Masyarakat tetap waspada mengingat adanya prakiraan pasang surut air laut dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan - Balikpapan pada periode 15 sampai 23 Desember. Diperkirakan, ketinggian pasang maksimum antara 2,6 meter sampai 2,8 meter," kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/12).

Banjir di lokasi calon Ibukota Negara (IKN) ini diakibatkan oleh tingginya intensitas hujan dan disertai adanya pasang air laut yang membuat air sungai tertahan dan meluap ke permukiman warga.

Kejadian banjir tersebut berlangsung sekitar 1 hingga 2 jam, kemudian langsung surut mengikuti turunnya pasang surut air laut.

Karakteristik bencana banjir di Kecamatan Sepaku ini adalah banjir yang tidak lama atau dengan kata lain banjir akan segera surut, tinggi muka air akan segera turun bersamaan dengan turunnya air laut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya