Berita

Donald Trump dan Xi Jinping di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 di Osaka, Jepang, 2019/Net

Dunia

Trump Sebut Xi Jinping Pembunuh yang Menghancurkan Dunia dengan Covid-19

SENIN, 20 DESEMBER 2021 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah pernyataan kontroversial meluncur dari mantan Presiden AS Donald Trump tentang hubungannya dengan Presiden China Xi Jinping.

Dalam sebuah wawancara bersama Fox News pada Minggu (19/12), Trump mengatakan bahwa meskipun dia berpikir Xi adalah seorang "pembunuh" yang menghancurkan dunia dengan Covid-19, dia memiliki hubungan yang hebat dengan pemimpin China itu.

Namun, katanya, hubungan baik itu memburuk sejak 'virus China' muncul.


“Dia adalah seorang pembunuh, tetapi saya memiliki hubungan yang baik dengannya," kata Trump kepada pembawa acara Maria Bartiromo, seperti dikutip dari RT,  Senin (20/12).

"Begitu Covid datang, atau virus China seperti yang saya sebut, hubungan yang hebat dengan Xi menukik," ujarnya.

Klaim Trump soal hubungan baiknya dengan Xi seolah bertentangan dengan kenyataan yang ada selama ia menjabat sebagai Presiden AS.

Bahkan, sebelum pecahnya pandemi Covid-19, Trump telah mendorong sikap garis keras terhadap China, mengunci AS ke dalam perang dagang dengan Beijing dan menggambarkan China sebagai musuh. Di bawah kepemimpinannya, Strategi Pertahanan Nasional AS bahkan mengangkat China ke salah satu pesaing strategis utama AS.

Hubungan yang kurang baik itu benar-benar benar memburuk setelah wabah Covid-19. Trump sejak awal bersikeras bahwa virus corona lolos dari laboratorium di Wuhan.

“Mereka benar-benar menghancurkan seluruh dunia,” kata Trump, sebelum memukul Presiden Joe Biden yang ia sebut gagal memenuhi janji kampanye dan mematikan Covid-19.

Ditanya mengapa Biden tidak menekan Xi tentang asal usul virus corona selama beberapa percakapan tahun ini, Trump menjawab mantan rivalnya di Pilpres AS 2020 itu takut kepada Xi.

"Dia takut padanya," kata Trump.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya