Berita

Pasukan NATO/Net

Dunia

Rusia-Ukraina Memanas, Jenderal NATO Ingin Kirim Pasukan ke Bulgaria dan Rumania

MINGGU, 19 DESEMBER 2021 | 09:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penumpukan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina perlu ditanggapi oleh NATO dengan mengerahkan pasukan di Bulgaria dan Rumania.

Begitu yang dikatakan oleh Panglima Tertinggi NATO untuk Eropa, Jenderal Tod Wolters kepada surat kabar Jerman, Der Spiegel, yang dikutip Reuters pada Minggu (19/12).

Der Spiegel tidak secara langsung mengutip Wolters/ Tetapi dijelaskan ada proposal untuk memperluas misi "Enhanced Forward Presence" (EFP), di mana pasukan NATO dikerahkan ke negara-negara Baltik dan Polandia.


Wolters sendiri telah menyerukan penguatan pasukan di perbatasan timur dalam konferensi video dengan petinggi militer lainnya.

Pada Jumat (17/12), Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan akan terus menilai kebutuhan untuk lebih menyesuaikan postur, kehadiran NATO di Tenggara kawasan itu.

"Kami harus yakin bahwa kami selalu dapat melindungi dan membela sekutu dari serangan apa pun," ujarnya.

Pembangunan militer Rusia di dekat Ukraina telah meningkatkan ketegangan antara Moskow dan NATO. Aliansi tersebut telah mendesak Rusia untuk tidak menyerang bekas republik Soviet itu.

Rusia membantah merencanakan invasi. Moskow membela diri, mengatakan pasukan yang dikerahkan untuk mengamankan diri dari NATO yang terus bergerak ke arahnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya