Berita

Menteri Sosial Tri Rismaharini/Net

Politik

Tekankan Pentingnya Kesetiakawanan Sosial, Risma: Kalau Kita Ikhlas Menolong, Anak atau Cucu Kita juga Akan Ditolong Orang

MINGGU, 19 DESEMBER 2021 | 05:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2021, Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali mengingatkan masyarakat soal esensi kesetiakawanan sosial. Saatnya masyarakat bergandengan tangan untuk menyelesaikan masalah sosial di sekitar mereka.

"Tolong, kita jangan diam saja. Kalau kita ikhlas menolong orang, anak kita atau cucu kita juga akan ditolong orang. Sudah tugas kita yang mendapatkan amanah untuk memikirkan anak yatim, membantu orang miskin dan untuk mencari solusi dari orang yang memang punya masalah," kata Risma melalui keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/12).

Ia menekankan bahwa keterpanggilan dan kerelaan membantu masyarakat yang tengah menghadapi masalah, sebagai esensi dari HKSN.


"Jadi bukan seremonialnya, bukan hanya acaranya, tapi adalah saat kita terpanggil membantu masyarakat di sekitar yang tertimpa masalah," katanya.

Khusus kepada para pendamping sosial, Risma berpesan untuk bekerja tanpa pamrih. Sebagai ujung tombak Kemensos di tengah masyarakat, pendamping mempunyai kewajiban merespons cepat dinamika di lapangan.

"Teman-teman pendamping, saya minta laporkan permasalahan di lapangan. Nanti ada 'command center' yang bisa diakses. Laporkan di situ permasalahan yang kalian temui di lokasi tugas," kata dia.

Dalam kegiatan tersebut, Risma menekankan pentingnya kesiapan para kepala balai dalam mendukung operasional "command center" selama 24 jam.

Ia menjelaskan "command center" suatu sistem terintegrasi yang akan menghubungkan balai. Sebagai garda depan Kemensos di daerah, balai diminta melakukan respons cepat terhadap berbagai permasalahan sosial.

Laporan balai akan diproses oleh sistem "command center" yang diawaki oleh operator dan Tim Reaksi Cepat. Untuk mengoptimalkan fungsinya, "command center" dilengkapi dengan peralatan memadai.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah, Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil, Sekjen Kemensos Harry Hikmat, Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama, dan Forkopimda Kota Pangkal Pinang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya