Berita

Wakil Direktur Binmas Polda Banten, AKBP Zaenudin/RMOLSumsel

Presisi

AKBP Zainudin: Banyak Kelompok Seolah Peduli Negara, Tapi Tidak Punya Nasionalisme

MINGGU, 19 DESEMBER 2021 | 01:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Banyak kalangan terpelajar yang belakangan menjual gelar akademik dan ideologi agama, serta tidak jarang menjual isu nasionalisme untuk kampanye intoleransi.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Direktur Binmas Polda Banten, AKBP Zaenudin, dalam webinar Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia Korwil Banten bertema "Nasionalisme dan Mahasiswa di Era Distrupsi: Peluang dan Tantangan di Tahun 2022", Sabtu (18/12).

"Mereka selalu mengedepankan seolah-olah (peduli) negara, negara dan negara, padahal mereka sama sekali tidak punya jiwa nasionalisme," ujar AKBP Zainudin.


Padahal, kata Zainudin, kelompok tersebut jika dicermati selalu menarasikan hoax dan penolakan pada pemerintahan yang ada.

"Yang diajarkan ke publik, ke masyarakat secara umum adalah hanya ujaran-ujaran kebencian dan isu-isu hoax saja, bagaimana masyarakat membenci pemerintah, jadi di mata kelompok tertentu, pemerintah itu jelek dan jelek sekali," terangnya.

Bagi dia, lebih dilematis lagi ketika aparat Polri melakukan penindakan terhadap kelompok itu, selalu disebut melakukan kriminalisasi.

"Padahal jika kelompok ini dibiarkan, disintegrasi bangsa bisa terjadi dan meluas kemana-mana," pungkasnya.

Selain di Balikpapan, pelaksanaan vaksinasi untuk usia 6-11 tahun juga dilakukan di SMPN 1 Segah Kabupaten Berau, Puskesmas Sebakunh Kabupaten Paser, Puskesmas Maridan Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Puskesmas Sepaku III Kabupaten Penajam Paser Utara.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya