Berita

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera/Net

Politik

Soal Henry Subiakto Tantang Pengkritik, Mardani Ali Sera: Dangkal, Kritik Itu Vitamin Bagi Pemerintah!

SABTU, 18 DESEMBER 2021 | 14:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Henry Subiakto yang menantang warganet untuk membuktikan dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks yang dialamatkan kepadanya, menuai reaksi sejumlah pihak.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera merasa miris dengan komentar Henry yang dinilai dangkal dalam merespons segala kritikan publik.

Menurutnya, desakan publik terkait dugaan penyebaran hoaks di akun Twitter pribadinya soal video yang disebutnya ada Warga Negara Indonesia (WNI) sedang diserang di Amerika Serikat (AS) karena kebencian pada ras Asia, seharusnya biasa saja jika tidak melakukan kesalahan.


Belakangan, cuitan Henry pun sudah dihapus, meski beberapa orang telah mengambil tangkapan layar. Tidak sedikit warganet mengkritik Henry karena diduga menyebarkan hoaks lantaran itu video hoaks. 

"Sedih dengan komen dangkal ini. Kritik justru vitamin bagi pemerintah dan sehat bagi demokrasi," kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Sabtu (18/12).

Mardani menegaskan, kritik dari masyarakat itu sebetulnya sangat baik dan hal yang biasa di alam demokrasi. Sebab, negara dan pemerintah dua entitas yang berbeda. Oleh karena itu, Henry tidak perlu berlebihan dengan menantang warganet, padahal bukti tangkapan layar sangat jelas dia menyebarkan informasi hoaks.

"Justru sebagian masyarakat cinta dan sayang pada negara dengan mengkritik pemerintah. Justru sikap ABS (Asal Bapak Senang) yang menghancurkan Indonesia," demikian Mardani.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya