Berita

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran/Net

Kesehatan

Satgas Covid-19 Lockdown Wisma Atlet karena Tak Mau Ambil Risiko

SABTU, 18 DESEMBER 2021 | 12:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keputusan melakukan lockdown Wisma Atlet Kemayoran Jakarta usai temuan varian Omicron merupakan langkah mitigasi yang dikedepankan Satgas Covid-19.

"Iya itu (lockdown Wisma Atlet) karena memang kebetulan yang ditemukan kasus pertamanya di sana," kata Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny B Harmadi saat menjadi narasumber dalam diskusi daring bertajuk "Heboh Omicron", Sabtu siang (18/12).

Langkah lockdown dinilai penting untuk menghindari penyebaran varian baru tersebut kepada pasien lain di Wisma Atlet, termasuk kepada orang yang keluar masuk Wisma Atlet.


Sebab, menurut Sonny, penularan Omicron ini terbilang cepat. Apalagi, hampir setiap hari ada ribuan orang yang datang dari luar negeri, baik itu WNI dan WNA yang harus menjalani karantina di Wisma Atlet.

"Betul, sekitar 3.000 per hari," tuturnya.

Hal tersebut pula yang melandasi Satgas Covid-19 memperpanjang waktu karantina WNI pelaku perjalanan internasional yang pernah singgah di negara terkonfirmasi kasus omicron wajib karantina selama 14 hari. Sedangkan di luar itu wajib karantina 10 hari.

Masih kata Sonny, karena masa karantina yang panjang itu, dibutuhkan fasilitas yang lebih banyak. Ini lantaran perputaran kamar juga menjadi lebih lambat pastinya.

"Oleh karenanya tantangannya adalah bagaimana menyediakan fasilitas karantina memadai di tengah arus masuk dari luar negeri, terutama WNI yang pulang dalam jumlah cukup besar," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya