Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny Kabur Harman/Net

Politik

Dalih Demokrat Dulu Mendukung PT 20 Persen Kini Belok Menolak

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 16:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Demokrat menjadi salah satu partai politik yang kini menolak presidential threshold 20 persen.

Hal ini tentu menuai pertanyaan publik lantaran Demokrat di Pilpres sebelumnya selalu mendukung ambang batas pencalonan presiden 20 persen.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny Kabur Harman bersuara.


"Ada pertanyaan, mengapa di Pilpres 2009 dan 2014, Demokrat mendukung threshold 20 persen?" kata Benny Harman dikutip dari akun Twitternya, Jumat (17/12).

Benny Harman menjelaskan, sikap dukungan Demokrat terhadap PT 20 persen pada Pilpres sebelumnya dilakukan karena gelaran Pilpres dan Pileg dipisah, atau tidak serentak.

Saat ini, Pileg dan Pilpres digelar serentak dan membuat PT 20 persen sudah tidak relevan.

"Sejak 2019, Pileg dan Pilpres sudah serentak. Semua parpol peserta pemilu berhak ajukan capres/cawapres. Udah paham?" demikian Benny Harman.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya