Berita

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Nusantara

Luhut: Indonesia Negara Besar, Potensi Masuknya Omicron juga Besar

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 15:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Indonesia telah melakukan sejumlah upaya untuk menekan meluasnya penyebaran varian baru Covid-19 Omicron dengan me-lockdown Wisma Atlet lantaran menjadi tempat awal mula virus mematikan itu ditemukan pertama kali di Indonesia.

Koordinator PPKM Pulau Jawa dan Bali Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan bahwa Indonesia negara besar sehingga berpotensi besar masuk varian baru Covid-19 dengan mudah.

"Pak Menko menyampaikan bahwa sejak awal beliau cukup hati-hati sekali dengan hal ini mengingat Indonesia adalah negara yang begitu besar dan kemungkinan potensi masuknya Omicron juga sangat besar,” ucap Luhut lewat juru bicaranya Jodi Mahardi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/12).


Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menambahkan untuk saat ini untuk menekan nol kasus pandemi Covid-19 varian baru ini drasakannya cukup sulit, namun pemerintah tengah berusaha untuk menekan agar tidak ada kasus kematian akibat varian baru ini.

"Pak Menko menyampaikan bahwa agak sulit untuk zero case namun sekarang kita menekan agar zero hospitalisation dan death case akibat varian Omicron di Indonesia,” ucapnya.

Pencegahan selanjutnya, kata Jodi, Luhut juga tengah mengejar program vaksinasi hingga 100 persen di seluruh Indonesia. Agar efek dari virus varian baru itu tidak terlalu membahayakan bagi nyawa masyarakat.

"Selain itu vaksinasi juga harus terus dikejar hingga 100 persen dan tetap taat Prokes begitu,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya