Berita

Taliban Pakistan atau TTP/Net

Dunia

Targetkan Petinggi TTP, Drone Hantam Perbatasan Pakistan-Afghanistan

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 09:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan pesawat tak berawak dilaporkan menargetkan seorang anggota senior Taliban Pakistan atau Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), Maulvi Faqir Mohammad.

Menurut sumber-sumber TTP, pesawat tak berawak menembakkan rudal ke hujra atau wisma tamu di rumah Maulvi Faqir yang berada di dalam perbatasan Afghanistan dengan Pakistan.

"Sekitar pukul 3.30 (waktu setempat) ketika sebuah drone tiba-tiba muncul di langit. Kami khawatir dan menyarankan Maulvi Faqir untuk pergi ke tempat yang aman tetapi dia menolak dan berpendapat bahwa tidak mungkin untuk bersembunyi di siang hari," kata pejabat tersebut, seperti dikutip Reuters, Jumat (17/12).


Sekitar setengah jam kemudian, ketika Faqir Mohammad meninggalkan rumahnya sendiri untuk mengunjungi wisma, rudal itu menyerang.

“Dia berada sekitar 3 meter dari ruang hujra ketika drone menembakkan rudal dan menabrak ruangan yang sama. Untungnya rudal itu tidak meledak dan dia dan orang lain di sekitarnya tetap aman," lanjut pejabat tersebut.

Faqir Mohammad adalah mantan wakil pemimpin TTP yang menghabiskan delapan tahun di penjara Bagram Afghanistan sebelum dibebaskan oleh Taliban Afghanistan, ketika mengambil alih kekuasaan pada pertengahan Agustus.

Sementara itu, gencatan senjata TTP dan pemerintah Pakistan gagal untuk diperpanjang pada pekan lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya