Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson/Net

Dunia

Boris Johnson Khawatir, Invasi Rusia ke Ukraina Bisa Jadi Bencana Dahsyat Bagi Dunia

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 17:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Invasi yang dilakukan oleh Rusia ke Ukraina akan menjadi bencana besar bagi dunia, bukan hanya kawasan.

Begitu yang dikatakan oleh Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kepada anggota parlemen, seperti dikutip The National, Kamis (16/12).

Dalam kesempatan tersebut, anggota parlemen memberikan pertanyaan kepada Johnson terkait persiapan Inggris dalam menghadapi perang hibrida yang dilakukan oleh Rusia melawan Barat.


“Seberapa besar pemahaman pemerintah bahwa Presiden (Vladimir) Putin sedang melakukan perang hibrida melawan Barat dan bagaimana pemerintah menanggapinya?” tanya anggota parlemen.

Johnson menanggapi dengan mengatakan ada krisis khusus yang dihadapi di perbatasan Ukraina, di mana pasukan Rusia telah berkumpul selama beberapa waktu terakhir.

“Saya mengatakan kepada Presiden Putin... jika Rusia begitu gegabah dan gila untuk terlibat dalam invasi ke wilayah kedaulatan Ukraina, maka akan ada paket sanksi ekonomi yang juga akan dipasang oleh Inggris dan sekutu-sekutu di seluruh dunia," jelas Johnson.

“Tentu saja, akan ada dukungan untuk Ukraina, pasti akan ada penumpukan pasukan NATO di wilayah pinggiran, dan seperti yang saya katakan kepada Presiden Putin, saya yakin tindakan seperti itu akan menjadi bencana besar tidak hanya bagi Rusia dan Ukraina, tetapi untuk dunia," tambahnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya