Berita

Rumah yang rusak akibat gempa di Jember/RMOLJatim

Nusantara

Jember Kembali Diguncang Gempa, Puluhan Rumah Dilaporkan Rusak

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 08:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,1 kembali mengguncang Kabupaten Jember, Jawa Timur, sekira pukul 06.01 WIB. Akibatnya, puluhan rumah di sejumlah titik mengalami kerusakan.

Daerah terdampak gempa berada di beberapa desa di Kecamatan Ambulu, yakni Desa Sumberejo dan Desa Sabrang, yang terletak dekat pusat gempa.

Menurut Ketua PAC GP Ansor Ambulu, Ahmad Luthfi, daerah terdampak terbanyak berada di Sumberjo Ambulu, terutama di Dusun Bregoh.


"Banyak rumah rusak hampir merata di wilayah Sumberjo, lebih dari 10 rumah," kata Ahmad Luthfi, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (16/12).

Selain itu, lanjut dia, dampak gempa terjadi di Desa Sabrang, termasuk dialami pondok pesantren Darul Hikmah asuhan KH As'adi. Karena itu, dia mengerahkan anggota Banser yang ada diwilayahnya untuk membantu mengevakuasi.

"Alhamdulillah, di sekitar Desa Sumberejo, tidak ada korban terluka," sambungnya.

Sementara itu, Kapolsek Ambulu, AKP Muhammad Makruf, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kerusakan tersebut. Mengingat daerah tersebut, dekat dengan pusat gempa. Hingga saat ini, anggotanya masih berada di lapangan untuk membantu evakuasi serta melakukan pendataan korban.

"Jumlahnya masih belum bisa dipastikan, karena anggota masih berada di lapangan, masih mendata," jelasnya.

Sesuai informasi BMKG, gempa berkekuatan M 5,1 ini berada di Lintang 8.55 LS Bujur  113.49 BT, dengan titik gempa berada di kedalaman 10 kilometer, 42 km Barat Daya Kabupaten Jember, Jawa Timur.

"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Jember, Heru Widagdo, dalam rilis BMKG.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya