Berita

Kedutaan Rusia di Berlin/Net

Dunia

Diplomatnya Diusir dari Berlin Terkait Pembunuhan Tiergarten, Rusia Kecam Keras Sikap Pemerintah Jerman

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 06:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kedutaan Besar Rusia di Berlin bereaksi keras terhadap pengusiran dua diplomatnya. Dalam pernyataan yang dikeluarkan Rabu (15/12), tidak lama setelah keputusan pengusiran itu diumumkan, kedutaan mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap tidak bersahabat pemerintah Jerman.  

“Kami mengonfirmasi bahwa pada 15 Desember, Kementerian Luar Negeri Jerman memberi tahu Duta Besar Rusia bahwa dua karyawan kedutaan diplomatik dinyatakan personae non gratae. Kami menyatakan protes tegas kami dan menggarisbawahi bahwa tindakan tanpa motivasi semacam itu merupakan langkah tidak bersahabat yang terang-terangan dan tidak akan dibiarkan tanpa reaksi yang tepat, yang akan segera menyusul," isi pernyataan kedutaan, seperti dikutip dari TASS.

Jerman mengusir dua diplomat Rusia setelah seorang hakim menuduh Rusia "terorisme" karena memerintahkan pembunuhan seorang mantan pemberontak Chechnya di Tiergarten, sebuah taman di Berlin pada 2019 lalu.


Pengadilan Jerman memvonis warga negara Rusia Vadim Krasikov dengan hukuman penjara seumur hidup. Krasikov dinyatakan bersalah karena membunuh Zelimkhan Khangoshvili, seorang warga negara Georgia dari etnis Chechnya yang tinggal sebagai pengungsi di Jerman.

Pengadilan setuju dengan penuntutan bahwa pembunuhan itu diduga dilakukan di bawah perintah otoritas Rusia.

Hakim Olaf Arnoldi dalam dakwaannya mengatakan Krasikov bertindak sebagai eksekutor atas perintah pemerintah pusat Rusia.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock, menyebut pembunuhan itu sebagai "pelanggaran serius terhadap hukum Jerman dan kedaulatan Jerman".

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya