Berita

Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mendapatkan hati warganet saat dipasangkan dengan Puan Maharani sebagai Capres 2024/Net

Politik

Diterima Warganet jadi Capres Puan, Panglima TNI Andika Perkasa Harus Torehkan Prestasi Luar Biasa

KAMIS, 16 DESEMBER 2021 | 04:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Temuan poling Kantor Berita Politik RMOL, pasangan Jenderal Andika Perkasa-Puan Maharani sebagai paket Capres Cawapres 2024 lebih mendapat hati di mata warganet. Pasangan itu lebih diterima warganet ketimbang Puan Maharani menjadi wakil dari Prabowo Subianto.

Pengamat politik Iwel Sastra mengatakan, munculnya pasangan Andika-Puan Maharani secara politik sah-sah saja.

Kata Iwel, peluang Andika akan makin terbuka lebar apabila PDIP sebagai partai yang bisa mengusung calonnya sendiri mau meminang Panglima TNI itu.


Meski demikian, Iwel berpendapat, sebelum menambatkan hati politiknya ke Andika, PDIP sebaiknya mulai mengkalkulasi faktor apa yang sekiranya membuat mantan KSAD itu bisa memenangkan pertarungan Pilpres 2024.

"Jika hanya mengandalkan jabatan Panglima TNI, ada beberapa senior Andika yang juga mantan panglima TNI yang saat ini yang sudah duluan terjun ke politik yaitu Moeldoko dan Gatot Nurmantyo," demikian pendapat Direktur Mahara Leadership itu, Rabu (15/12).

Jika memang serius ingin maju di Pilpres, Iwel menyarankan Andika harus membuat gebrakan dengan jabatannya saat ini yakni Panglima TNI. Ia meminta, Andika mampu menorehkan prestasi yang luar biasa.

Dengan demikian, Iwel menganalisa, PDIP akan berani mengambil pilihan Andika sebagai Capresnya.

Dijelaskan Iwel, jika hanya mengandalkan sosialisasi di media dan media sosial, menantu A.M Hendropriyono itu akan bersaing dengan meraka yang juga digadang menjadi calon presiden di tahun 2024 mendatang.

Iwel menyebutkan beberapa tokoh politik yang masif di media, yakni: Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Airlangga Hartarto.
"Artinya langkah Andika masih panjang untuk bisa mendapatkan tiket dari partai politik," pungkasnya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Dokter Tifa Buka Pintu Perawatan Imun untuk Jokowi

Jumat, 16 Januari 2026 | 18:06

Eggi dan Damai SP3, Roy Suryo dan Dokter Tifa Lanjut Terus

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:45

Seskab Dikunjungi Bos Kadin, Bahas Program Quick Win hingga Kopdes Merah Putih

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:35

Situasi Memanas di Iran, Selandia Baru Evakuasi Diplomat dan Tutup Kedutaan

Jumat, 16 Januari 2026 | 17:20

Melihat Net-zero Dari Kilang Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:53

SP3 Untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Terbit Atas Nama Keadilan

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:48

Kebakaran Hebat Melanda Pemukiman Kumuh Gangnam, 258 Warga Mengungsi

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:13

Musda Digelar di 6 Provinsi, Jawa Barat Tuan Rumah Rakornas KNPI

Jumat, 16 Januari 2026 | 16:12

Heri Sudarmanto Gunakan Rekening Kerabat Tampung Rp12 Miliar Uang Pemerasan

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:33

Ruang Sunyi, Rundingkan Masa Depan Dunia

Jumat, 16 Januari 2026 | 15:17

Selengkapnya