Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Indonesia Dikepung, Varian Omicron Sudah Ada di Filipina

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 14:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia semakin dikepung oleh varian Omicron. Filipina telah mendeteksi dua kasus impor varian Omicron pada Rabu (15/12).

Kementerian Kesehatan Filipina menyebut dua kasus Omicron terdeteksi dari 48 sampel yang diuji pada 14 Desember. Saat ini dua kasus tersebut telah diisolasi di fasilitas karantina, seperti dimuat Reuters.

Filipina telah melarang penerbangan masuk dari Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Eswatini, Mozambik, Austria, Republik Ceko, Hongaria, Belanda, Swiss, Belgia, dan Italia hingga 15 Desember untuk mencegah kemungkinan masuknya Omicron.


Selain Filipina, pada hari yang sama, Kamboja juga melaporkan kasus pertama dari varian Omicron.

Awal bulan ini, Malaysia dan Singapura juga telah mendeteksi kasus pertama varian Omicron.

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin pada 3 Desember menyebut kasus pertama tersebut merupakan seorang mahasiswi asing yang tengah dikarantina setelah tiba dari Afrika Selatan dua pekan sebelumnya.

Sementara Singapura melaporkan dua kasus Omicron. Kasus pertama merupakan penduduk tetap Singapura berusia 44 tahun yang melakukan perjalanan dari Mozambik dan transit di Johannesburg. Sementara kasus kedua adalah seorang perempuan Singapura berusia 41 tahun yang melakukan perjalanan dari Afrika Selatan.

Varian Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada 24 November. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kemudian memasukkannya ke dalam varian yang perlu mendapatkan perhatian.

WHO mengatakan varian Omicron sejauh ini sudah dideteksi di 77 negara di dunia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya