Berita

Militer Ukraina/Net

Dunia

Ukraina Ajak Pasukan Asing Gabung Latihan Militer Skala Besar Tahun Depan

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 11:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ukraina akan mengizinkan pasukan asing untuk ambil bagian dalam latihan militer bersama mereka pada tahun depan.

Izin tersebut berlandaskan RUU yang ajukan oleh Presiden Volodymyr Zelenksy, dan telah disetujui oleh parlemen Ukraina pada Selasa (14/12).

Menurut laporan Reuters, Ukraina berencana untuk menggelar 10 latihan militer skala besar pada tahun depan.


Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Anatoliy Petrenko mengatakan sebelum pemungutan suara bahwa 21 ribu warga Ukraina dan 11.500 personel militer dari Amerika Serikat, Inggris, Polandia, Rumania dan negara-negara lain akan berpartisipasi dalam latihan di darat, di laut dan di udara.

"Melakukan latihan multinasional di wilayah itu akan membantu memperkuat kemampuan pertahanan nasional dan mendukung upaya politik dan diplomatik untuk menjaga stabilitas di kawasan itu," kata Petrenko.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Rusia mengenai RUU tersebut.

Ukraina, yang bukan anggota NATO, telah meningkatkan kerjasama militer dengan negara-negara Barat di tengah meningkatnya aktivitas permusuhan oleh Rusia dan proksinya yang telah meningkatkan risiko perang terbuka antara kedua tetangga tersebut.

Kyiv menuduh Moskow mengerahkan sekitar 90 ribu tentara di sepanjang perbatasan panjang mereka. Moskow mengatakan gerakannya murni defensif dan memiliki hak untuk memindahkan pasukan di sekitar wilayahnya sendiri jika dianggap cocok.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya