Berita

Sergei Tikhanovsky/Net

Dunia

Jalani Sidang Tertutup, Pemimpin Oposisi Belarusia Sergei Tikhanovsky Dibui 18 Tahun Penjara

RABU, 15 DESEMBER 2021 | 06:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah melalui persidangan tertutup selama berbulan-bulan di sebuah pusat penahanan di kota tenggara Gomel, pengadilan Belarusia akhirnya menjatuhkan hukuman selama 18 tahun penjara kepada pemimpin oposisi Sergei Tikhanovsky atas perannya melancarkan gerakan protes terhadap Presiden Alexander Lukashenko.

Tikhanovsky yang saat ini berusia 43 tahun, dinyatakan bersalah dan didakwa telah mengatur kerusuhan dan menghasut kebencian sosial, di antara tuduhan lainnya.

Sebuah gambar dari ruang sidang menunjukkan Tsikhanouski menentang keputusan itu. Ia berbalik memunggungi hakim saat hukuman sedang dibacakan. Dia kemudian berteriak, "Hidup Belarusia!"


Istri Tikhanovsky, ikon demokrasi Belarusia yang diasingkan, Svetlana Tikhanovskaya, mengecam putusan tersebut.

“Diktator secara terbuka membalas dendam pada lawan terkuatnya,” tulisnya di Twitter setelah suaminya dijatuhi hukuman, seperti dikutip dari AFP, Selasa (14/12).

“Sambil menyembunyikan tahanan politik dalam persidangan tertutup, dia berharap untuk melanjutkan penindasan secara diam-diam. Tapi seluruh dunia menyaksikan. Kami tidak akan berhenti,” tambahnya.

Berkuasa sejak 1994, Lukashenko telah memenjarakan atau memaksa seuruh lawan politiknya untuk melarikan diri ke luar negeri.

Tikhanovsky sebelumnya berencana mencalonkan diri melawan Lukashenko dalam pemilihan presiden Agustus 2020 di Belarusia tetapi ditangkap dan dipenjara sebelum pemungutan suara terjadi.

Istrinya Svetlana - seorang pemula politik pada saat penangkapannya - menggantikannya dalam pemilihan dan secara luas diyakini telah memenangkan pemilihan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya