Berita

Joseph Suryadi dan unggahan yang diduga menistakan Nabi Muhammad/Net

Hukum

Diduga Nistakan Nabi Muhammad, Polri Didesak Tangkap Joseph Suryadi

SELASA, 14 DESEMBER 2021 | 15:44 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) didesak untuk segera menangkap seorang pria bernama Joseph Suryadi lantaran diduga melecehkan Nabi Muhammad SAW di media sosial.

Jospeh kedapatan mengunggah sebuah gambar kartun di grup WhatsApp, lalu ia diduga menyamakan Nabi Muhammad dengan tersangka kasus pencabulan HW. Tak hanya itu, Jospeh juga membawa-bawa sosok istri baginda Nabi, Aisyah, dengan kata-kata yang tidak pantas.

Tak ayal, netizen bereaksi dengan mengkampanyekan tagar#TangkapJosephSuryadi hingga menjadi trending topic di Twitter.


Joseph Suryadi mengunggah gambar tersebut pada sebuah grup WhatsApp bernama "Kedai Kopi Indonesia".

Tangkapan layar percakapan tersebut tersebar ke media sosial dan menjadi viral. Akun Twitter @Jhonny_wardi merupakan salah satu yang lebih dulu mengunggah gambar hasil tangkapan layar tersebut pada Senin, 13 Desember 2021.

"Penghina Rasulullah ini nomornya masih aktif. Segera usut apakah benar ini dilakukan olehnya," katanya seraya mention beberapa akun di antaranya @MUIPusat, Selasa (14/12).

Selain itu foto Joseph Suryadi pun disebar oleh netizen lengkap dengan alamat rumahnya. Netizen juga melaporkan hal tersebut ke akun Twitter @DivHumas_Polri seraya meminta yang bersangkutan untuk segera ditangkap.

"Sore min @DivHumas_Polri. Bantu tangkap penghina agama ini dong," kata @mylovlyb1e.

Salah satu tokoh Islam yang juga humas Partai Umat, Mustofa Nahrawardaya, ikut bereaksi atas beredarnya gambar tersebut.

"Kayaknya dari gerombolan ngantukan," tulisnya di Twitter @TofaTofa_id.

Warganet pun terus menyuarakan #TangkapJosephSuryadi, lebih dari 6 ribu cuitan netizen menyuarakan tagar tersebut.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya