Berita

Walikota Manila, Francisco Domagoso/Net

Dunia

Capres Filipina Siap Kerja Sama dengan Indonesia dan Beli Banyak Kapal untuk Menghadang Klaim RRC di Laut China Selatan

SELASA, 14 DESEMBER 2021 | 07:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Salah satu kandidat Presiden Filipina yang saat ini menjabat sebagai Walikota Manila, Francisco Domagoso, berjanji untuk meningkatkan kekuatan angkatan laut negara itu di tengah klaim maritim China yang meluas di Laut China Selatan.

Pernyataan calon presiden yang dikenal dengan panggilan Isko Moreno itu disampaikan dalam sebuah wawancara bersama Kyodo News pada Jumat pekan lalu.

“Saya akan membeli lebih banyak kapal dan sumber daya dan memperkuat angkatan laut kita dan penjaga pantai kita di pesisir barat yang menghadap perairan yang disengketakan,” ujarnya, seperti dikutip dari Bangkok Post, Senin (13/12).


Dalam wawancara tersebut Domagoso juga bersumpah tidak akan mengijinkan segala bentuk intimidasi yang dilakukan oleh negara asing ke Filipina.

“Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa kita sedang memperjuangkannya dengan cara yang sangat beradab tetapi tegas,” katanya.

Domagoso juga mengatakan bahwa dirinya akan meminta pihak lain dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut untuk mendukung Filipina dalam menegaskan keputusan Pengadilan Arbitrase Permanen 2016 yang membatalkan klaim historis China atas sebagian besar Laut China Selatan.

Mengenai kebijakan perdagangan, walikota berusia 47 tahun, yang merupakan kandidat ketiga yang paling disukai dalam pemilihan presiden menurut survei September Pulse Asia, mengatakan bahwa dirinya bersedia untuk masuk ke dalam ‘set hubungan baru’ dengan Jepang, China, Indonesia dan Thailand, dalam upaya untuk menciptakan lebih banyak pekerjaan domestik dan menghidupkan kembali ekonomi Filipina yang lesu akibat Covid-19.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya