Berita

Rizal Ramli saat menyinggung anak Presiden Jokowi bisa beli saham hampir 100 miliar/RMOL

Politik

Anak Jokowi Beli Saham Hampir Rp 100 Miliar, Rizal Ramli: Duit dari Mana? Jualan Pisang Doang

SELASA, 14 DESEMBER 2021 | 04:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pembelian saham perusahaan Frozen Food PT Panca Mitra Multiperdana Tbk oleh putra bungsu Presiden Joko Widodo senilai Rp 92 miliar disoroti Begawan Ekonomi Rizal Ramli.

Rizal Ramli mengatakan, akhir-akhir ini kondisi rezim sarat dengan korupsi kolusi nepotisme (KKN). Dijelaskan mantan Kepala Bulog ini, bahwa kondisi saat lebih kacau dari orde baru.

Ia menyebutkan, kondisi dulu sangat tidak disukai oleh rakyat karena KKN yang dipraktikkan Soeharto kepada anaknya Tommy. Sedangkan saat ini, soerang anak Presiden bisa memiliki uang hampir Rp 100 miliar untuk membeli investasi saham.


"Hari ini ada anak kecil, anak bawang beli investasi ratusan miliar duit dari mana itu? Kan duit dari bisnis jualan pisang doang," sindir Rizal Ramli.

Rizal pun menyinggung bahwa kondisi semacam itu adalah bentuk keserakahan yang tanpa batas.

RR menyayangkan, saat rakyat mengalami kesulitan justru ada kelompok orang yang mengambil kesempatan.
Padahal kata pria yang karib disapa RR ini, sudah ada 130 ribu orang yang  telah meregang nyawa akibat pandemi.

Apalagi, ada dana senilai Rp 1.035 triliun yang digunakan untuk menanggulangi pandemi. Ternyata besarnya dana itu tidak berdampak banyak bagi masyarakat.

"Jadi justru rakyat lagi sulit pada ngambil kesempatan dalam kesempitan," demikian kata mantan Menko Ekuin era Presiden Gus Dur.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya