Berita

Pendukung Donald Trump berkumpul di luar Michigan State Capitol untuk menuntut audit suara pemilu 2020, di Lansing/Net

Dunia

Pengamat AS Sebut 30 Juta Pendukung Trump Siap Angkat Senjata untuk Mengkudeta Biden

SENIN, 13 DESEMBER 2021 | 15:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah pernyataan mengejutkan disampaikan analis urusan nasional MSNBC, John Heilemann, yang mengatakan bahwa ada sekitar 20 hingga 30 juta pendukung Donald Trump yang siap 'mengangkat senjata' untuk mengkudeta Presiden AS Joe Biden.

Hal itu diutarakan Heilemann kepada pembawa acara Chuck Todd di acara 'Meet the Press' yang tayang pada Minggu (12/12).

“Ada penelitian yang menunjukkan sekitar 8 persen dan mungkin hingga 12 persen yang mengatakan bahwa Joe Biden tidak sah dan bahwa kekerasan adalah alat yang cocok untuk menyingkirkannya dan memulihkan Donald Trump," katanya, seperti dikutip dari Russian Today, Senin (13/12).


"Ini mewakili antara 20 dan 30 juta orang,” kata Heilemann, mengklaim bahwa 20 hingga 30 juta orang yang dimaksud siap untuk 'mengangkat senjata'.

Pendukung Trump ini, tambahnya, mewakili “gerakan massa yang mendukung kekerasan politik.”

Dalam sebuah artikel Atlantik, yang ditulis oleh Barton Gellman, dikatakan bahwa 'kudeta' Trump akan lebih mengandalkan subversi daripada kekerasan, dan kerusuhan 6 Januari di Capitol digambarkan sebagai "praktik" untuk mantan presiden tersebut.

Gellman mengklaim manuver politik yang dilakukan Trump dan para pendukungnya dan menempatkan pendukung yang tepat di posisi yang tepat secara nasional dan lokal dapat mengarah pada pemilihan presiden 2024 yang tidak diputuskan melalui surat suara.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya